aiesec in pu menggelar gardapati activation conference memasuki dunia baru kepemimpinan - News | Good News From Indonesia 2026

AIESEC in PU Menggelar Gardapati Activation Conference, Memasuki Dunia Baru Kepemimpinan

AIESEC in PU Menggelar Gardapati Activation Conference, Memasuki Dunia Baru Kepemimpinan
images info

AIESEC in PU Menggelar Gardapati Activation Conference, Memasuki Dunia Baru Kepemimpinan


AIESEC in President University kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan bertajuk Gardapati Activation Conference (GAC) yang berlangsung pada Jumat, 5 Desember hingga Minggu, 7 Desember 2025. Bertempat di Camp David Resort, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, konferensi ini dirancang sebagai ruang pembelajaran dan aktivasi bagi seluruh anggota AIESEC in PU, khususnya anggota baru (newies), untuk memahami secara menyeluruh nilai, peran, serta perjalanan organisasi AIESEC.

Sebagai salah satu agenda internal penting, GAC bertujuan membekali anggota dengan pengetahuan esensial mengenai AIESEC, mulai dari sejarah organisasi, pembagian tugas (job description), hingga implementasi nilai-nilai kepemimpinan dalam berbagai aktivitas organisasi.

Konferensi ini menjadi fondasi awal bagi anggota dalam memahami peran mereka sebagai bagian dari organisasi kepemudaan global yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan. Rangkaian sesi dalam Gardapati Activation Conference dipandu oleh chair Azi Amarul, MCP AIESEC in Indonesia 23.24, serta fasilitator yang mayoritas merupakan jajaran Executive Board AIESEC in PU.

Melalui pendekatan yang interaktif, peserta diajak untuk tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mengaitkannya dengan praktik kepemimpinan yang relevan dalam kehidupan nyata.

Kegiatan GAC mencakup pemaparan materi, diskusi kelompok, refleksi individu, serta berbagai aktivitas kebersamaan yang dirancang untuk menciptakan pengalaman yang berkesan. Seluruh rangkaian tersebut disusun untuk mendukung proses pembelajaran yang aktif dan partisipatif, sejalan dengan pendekatan AIESEC dalam mengembangkan kepemimpinan berbasis pengalaman (experiential learning).

Mengusung tema “Alice in Wonderland”, GAC 2025 merepresentasikan pengalaman memasuki lingkungan baru yang penuh dengan rasa ingin tahu, pembelajaran, dan proses adaptasi. 

Tema ini mencerminkan perjalanan anggota AIESEC yang memasuki ruang pengembangan diri, di mana mereka didorong untuk berpikir kritis, mengenali potensi diri, serta menemukan arah kepemimpinan masing-masing.

Selain berfokus pada penguatan pemahaman organisasi, GAC juga menjadi ruang aman bagi anggota untuk mengekspresikan diri, bertukar cerita, serta membangun kepercayaan antar sesama.

Lingkungan yang diciptakan selama konferensi mendorong peserta untuk keluar dari zona nyaman, sehingga proses pembelajaran tidak hanya berlangsung secara kognitif, tetapi juga secara emosional dan sosial. Pendekatan ini selaras dengan nilai AIESEC yang menekankan pengembangan kepemimpinan melalui pengalaman langsung.

Dokumentasi Pribadi

Ketua Pelaksana GAC 2025, Muhammad Fayyaz Luhur, menyampaikan bahwa konferensi ini bukan sekadar kegiatan internal, melainkan ruang pembentukan karakter dan kebersamaan. “Gardapati Activation Conference kami rancang sebagai titik awal perjalanan anggota dalam AIESEC. Melalui tema Alice in Wonderland, kami ingin peserta merasa aman untuk bereksplorasi, belajar, dan menemukan makna dari setiap proses yang mereka jalani,” ujarnya.

Selain memperkenalkan struktur dan nilai AIESEC sebagai organisasi kepemimpinan pemuda global, GAC juga bertujuan mempererat hubungan antar anggotanya. Peserta diajak untuk saling mengenal melalui berbagai aktivitas kelompok yang mendorong kolaborasi, komunikasi, serta rasa memiliki terhadap AIESEC in PU sebagai sebuah keluarga. 

Hal serupa juga disampaikan oleh salah satu panitia dari divisi Marketing Communication, Zalza Audya, yang menegaskan pentingnya konferensi ini dalam membangun fondasi dan citra organisasi yang kuat.

Menurutnya, GAC memiliki peran strategis dalam menyatukan pemahaman anggota sejak awal perjalanan mereka di AIESEC, sehingga nilai dan tujuan organisasi dapat dipahami secara selaras. Ia menilai bahwa proses pembelajaran yang dirancang secara terstruktur menjadi kunci dalam membentuk pola pikir kepemimpinan anggota.

“Pemahaman yang mendalam terhadap nilai dan tujuan AIESEC menjadi kunci dalam menciptakan dampak yang berkelanjutan. GAC menjadi wadah bagi anggota untuk tidak hanya mengenal organisasi, tetapi juga memperkenalkan diri mereka sendiri sebagai calon pemimpin,” jelasnya.

Dokumentasi Pribadi

Kedepannya, GAC diharapkan dapat menjadi fondasi yang kokoh bagi keberlanjutan AIESEC in President University. Dengan anggota yang memiliki pemahaman yang selaras terhadap visi, misi, dan nilai organisasi, AIESEC in PU optimistis dapat terus menciptakan ruang pengembangan kepemimpinan yang relevan dan berdampak.

Melalui penyelenggaraan GAC 2025, AIESEC in PU berharap dapat mencetak anggota yang tidak hanya memahami peran dan tanggung jawabnya, tetapi juga memiliki kesadaran akan nilai kepemimpinan, kolaborasi, dan kontribusi sosial. Konferensi ini menjadi langkah awal bagi anggota untuk memasuki “Wonderland” mereka sendiri, sebuah ruang eksplorasi yang mengantarkan pada arah, tujuan, dan dampak yang lebih besar.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.