publisitas internasional ala persib bandung - News | Good News From Indonesia 2026

Publisitas Internasional ala Persib Bandung

Publisitas Internasional ala Persib Bandung
images info

Publisitas Internasional ala Persib Bandung


Dalam beberapa tahun terakhir, klub-klub di Liga Indonesia tampak berkembang dari segi profesional. Dari sekian banyak aspek pendukung, publisitas menjadi satu aspek yang terlihat berkembang pesat. Berkat media sosial, animo tinggi suporter mendapat wadah ideal.

Pada klub dengan basis penggemar besar seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Persebaya Surabaya, aspek publisitas mampu menjadi satu aset sekaligus kekuatan klub. 

Dari sini, popularitas klub bisa semakin berkembang. Sponsor pun akan semakin banyak yang ingin berkolaborasi, karena publisitas yang baik, apalagi kalau audiensnya banyak, adalah sebuah nilai plus sangat menguntungkan.

Pada dasarnya, ini adalah satu hal normal bagi sebuah klub profesional. Seiring mekarnya industrialisasi di sepak bola modern, setiap klub dituntut untuk mandiri secara finansial. Otomatis, segala aspek, termasuk publisitas, harus bisa diberdayakan semaksimal mungkin. 

baca juga

Menariknya, dari sekian banyak klub di Indonesia, Persib Bandung menjadi satu contoh kasus publisitas menarik. Bukan hanya karena basis penggemar besar, tapi karena mereka sudah mulai berani memperluas jangkauan publisitas, hingga ke media mancanegara. 

Dalam sedekade terakhir, Persib beberapa kali mampu menarik atensi media mancanegara, dengan melibatkan pemain kelas dunia. Pada tahun 2017, mereka mendatangkan Michael Essien, dan membuat liga Indonesia mendapat sorotan luas, kali ini bukan dalam arti negatif.

Sebenarnya, legenda Timnas Ghana itu datang bersama Carlton Cole, penyerang Inggris yang juga eks rekan setimnya di Chelsea. Hanya saja, masalah kebugaran dan adaptasi membuat Cole hanya bertahan sebentar di Bandung. 

Meski ketika itu Pangeran Biru kurang bersinar di liga, kehadiran Essien tetap mampu mendulang sukses, khususnya dari segi hiburan dan popularitas. Momen ini juga menjadi penanda penting buat sepak bola nasional, karena menghadirkan standar baru dalam hal kualitas pemain asing, dan level jangkauan publisitas klub. 

Gaya publisitas 'internasional' ini lalu diulang pada musim 2025-2026, dengan gaya yang agak berbeda. Di awal musim, kesayangan Bobotoh ini menghadirkan dua pemain baru, yang bersaudara dengan pemain kelas dunia, yakni Luciano Guaycochea (Argentina) dan Eliano Reijnders (pemain Timnas Indonesia kelahiran Belanda).

Pada momen perkenalan keduanya, Persib menghadirkan juga video ucapan "selamat dan sukses" dari Alexis MacAllister (gelandang Liverpool dan Timnas Argentina, saudara sepupu Guaycochea) dan Tijjani Reijnders (Pemain Manchester City dan Timnas Belanda, kakak Eliano Reijnders). Dua momen ini cukup viral di media sosial.

Tak cukup sampai disitu, Maung Bandung kembali membuat gebrakan, dengan mendatangkan Layvin Kurzawa di bulan Januari 2026. Transfer ini bahkan dikonfirmasi pakar transfer tenar sekaliber Fabrizio Romano.

Meski hanya dikontrak selama enam bulan, pemain asal Perancis ini diharapkan dapat memperkuat lini belakang tim, khususnya di ajang AFC Champions League Two. Seperti diketahui, Persib akan menghadapi Ratchaburi FC (Thailand) di babak 16 besar. 

Dari segi publisitas, kedatangan pemain kelahiran tahun 1992 ini juga memantik kehebohan di media sosial. Penyebabnya, Kylian Mbappe (bintang Real Madrid dan Timnas Perancis) kedapatan merespon positif unggahan transfer Kurzawa, eks rekan setimnya di PSG, klub raksasa Perancis pemenang Liga Champions Eropa musim 2024-2025.

Tak ketinggalan, akun resmi PSG juga memasang unggahan khusus berbahasa Sunda atas transfer sang pemain berkaki kidal. Meski sepintas terlihat remeh, ini strategi publisitas yang cukup membantu, dalam arti positif.

baca juga

Dalam posisi liga Indonesia yang sedang berbenah, adanya eksposur skala internasional seperti ini memang penting. Selain membangun familiaritas di mata publik (khususnya internasional) ada kesan positif yang bisa menjadi nilai plus. Jika kesan positif ini mampu dibangun, liga akan punya kesempatan berprogres menjadi lebih baik. 

Meski begitu, manfaat publisitas ini baru akan optimal, selama diimbangi juga dengan perbaikan kualitas kompetisi secara konsisten. Jadi, pemain lokal akan punya standar kualitas baik, karena segala aspek pendukung kompetisi juga berkualitas.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

YR
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.