saat tradisi menembus batas gandrung sewu dan bec kembali hiasi etalase budaya nasional 2026 - News | Good News From Indonesia 2026

Saat Tradisi Menembus Batas: Gandrung Sewu dan BEC Kembali Hiasi Etalase Budaya Nasional 2026

Saat Tradisi Menembus Batas: Gandrung Sewu dan BEC Kembali Hiasi Etalase Budaya Nasional 2026
images info

Saat Tradisi Menembus Batas: Gandrung Sewu dan BEC Kembali Hiasi Etalase Budaya Nasional 2026


Banyuwangi menyelenggarakan dua festival yang menjadi kebanggaan daerah yaitu Festival Gandrung Sewu dan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC). Dua agenda ini telah masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang diluncurkan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Pada Jumat (23/1/2026), melalui kanal media sosial @karismaeventnusantara peluncuran KEN 2026 diumumkan secara resmi. KEN menjadi etalase event terbaik Nusantara karena hanya festival unggulan yang lolos proses kurasi ketat dan dinilai layak tampil di tingkat nasional hingga internasional.

Masyarakat Jawa Timur, khususnya Banyuwangi menyambut antusias. Dari total 125 agenda KEN 2026 dan 11 event asal Jawa Timur yang berhasil masuk dalam kalender nasional tersebut, Banyuwangi menyumbang dua event sekaligus.

Capaian ini semakin menegaskan posisi Banyuwangi sebagai salah satu barometer keberhasilan penyelenggaraan festival berbasis budaya di Indonesia. Konsistensi daerah ini dalam mengemas tradisi lokal menjadi pertunjukan berkelas dinilai mampu menjaga kualitas event dari tahun ke tahun.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengaku bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, kehadiran event Banyuwangi di agenda nasional tersebut menjadi kebanggaan sekaligus sarana promosi yang berdampak luas.

“Suatu kebanggaan bagi Banyuwangi yang kembali mendapat kesempatan untuk dua event unggulan kami menduduki KEN 2026. Tentu ini menjadi sarana promosi Banyuwangi secara luas yang manfaatnya dapat dirasakan oleh pelaku pariwisata dan masyarakat lokal,” ujar Ipuk yang dimuat dari Times Indonesia.

Berdampak kepada ekonomi lokal

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mulai menyiapkan berbagai kebutuhan teknis untuk menyambut pelaksanaan dua event tersebut, seiring dengan prediksi meningkatnya kunjungan wisatawan ke Banyuwangi sepanjang 2026.

Ipuk juga menyakini masuknya dua agenda Banyuwangi Festival dalam KEN menjadi sarana promosi daerah yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh pelaku pariwisata dan masyarakat lokal.

KEN sendiri merupakan bentuk kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dan pemerintah daerah untuk mendorong lahirnya festival-festival berkualitas dengan standar internasional tanpa meninggalkan nilai kearifan lokal.

Dia berharap dengan adanya kalender KEN, jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara meningkat signifikan sepanjang tahun 2026. Festival Gandrung Sewu dan Banyuwangi Ethno Carnival dinilai memiliki daya tarik kuat karena konsisten mengangkat kekayaan budaya lokal, sekaligus melibatkan partisipasi masyarakat dalam skala besar.

“Dampak ekonomi atau multiplier effect bagi UMKM, penyedia jasa transportasi, hingga pengusaha penginapan sangat terasa setiap kali festival besar digelar. Keterlibatan masyarakat lokal menjadi kunci utama keberhasilan setiap perhelatan budaya,” katanya.

Kegiatan pariwisata

Berdasarkan jadwal sementara, Banyuwangi Ethno Carnival direncanakan digelar pada 11 Juli 2026. Sementara Festival Gandrung Sewu dengan suguhan tari kolosal akan berlangsung pada 24 Oktober 2026.

Dengan kembali masuknya Gandrung Sewu dan BEC dalam kalender KEN 2026, Banyuwangi kian memantapkan diri sebagai destinasi festival budaya unggulan nasional, sekaligus membuktikan bahwa kearifan lokal mampu menjadi magnet pariwisata berkelas dunia.

Selain Gandrung Sewu dan BEC, sejumlah event lain asal Jawa Timur yang masuk KEN 2026 antara lain Festival Rujak Uleg, Surabaya Vaganza, Festival Nasional Reog Ponorogo, Seogoro Topeng Kaliwungu, Festival Ronthek, Jember Fashion Festival, Tong Tong Night Market, Festival Jaranan Trenggalek Terbuka, serta Festival Musik Tong Tong.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

RK
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.