pasar keramat mojokerto - News | Good News From Indonesia 2026

Pasar Keramat di Mojokerto, Kuliner Tradisional dengan Pengalaman Belanja Berbeda

Pasar Keramat di Mojokerto, Kuliner Tradisional dengan Pengalaman Belanja Berbeda
images info

Pasar Keramat di Mojokerto, Kuliner Tradisional dengan Pengalaman Belanja Berbeda


Ingin mencari pasar dengan suasana berbeda? Pasar Keramat dapat menjadi pilihan yang menjanjikan. Namanya memang menyandang makna ‘yang dapat memberikan efek magis,’ tetapi sebenarnya, pasar ini adalah pasar rakyat yang kaya akan sentuhan budaya.

Tiap sudutnya mampu membawa siapapun memasuki mesin waktu menuju beberapa tahun silam. Ketika es puter lebih hits daripada gelato, daun pisang bukan sebagai wadah ramah lingkungan, dan pertunjukan tari budaya lebih digandrungi dibanding konser musik pop.

Sejarah Pasar Keramat Pacet

Sejarah Pasar Keramat Pacet | Instagram | @pasar_keramat
info gambar

Sejarah Pasar Keramat Pacet | Instagram | @pasar_keramat


Pasar Keramat sejatinya adalah pasar tradisional yang mengusung konsep budaya Jawa, baik dari segi makanan yang ditawarkan, dekorasi, hingga pertunjukan hiburan yang disajikan.

Sebelum ramai dikunjungi seperti sekarang, pasar ini dahulunya merupakan kebun tak terurus yang jadi tempat pembuangan sampah.

Seiring berjalannya waktu, area tersebut kurang mendapat perhatian dari masyarakat dan menjadi sarang nyamuk. Tak sedikit warga sekitar yang terkena demam berdarah.

Hingga akhirnya, Kanit Binmas Polsek Pacet, Aiptu Ragiel menginisiasi untuk menyulap tempat tersebut menjadi sebuah pasar bagi warga sekitar.

Ide tersebut terinspirasi dari Pasar Papringan Temanggung, Jawa Tengah. Kendati demikian, upaya ini tentu tak langsung membuahkan hasil.

Aiptu Ragiel berusaha keras meyakinkan masyarakat hingga mereka bersedia untuk menghidupkan pasar tersebut. Bahkan, ia juga berperan langsung membina warga untuk berdagang, mempromosikan melalui media sosial, hingga memberikan modal dengan sistem bagi hasil.

Semua warga terlibat bergotong royong untuk menghidupkan area tersebut menjadi lahan perekonomian yang potensial, mulai dari warga berkecukupan, kurang mampu, hingga anak yatim.

Tak sedikit masyarakat yang berterima kasih kepada Aiptu Ragiel, karena akhirnya bisa makan dengan kenyang berkat Pasar Keramat tersebut.

Kuliner Tradisional sebagai Daya Tarik Utama

Kuliner Tradisional sebagai Daya Tarik Utama | Instagram | @pasar_keramat
info gambar

Kuliner Tradisional sebagai Daya Tarik Utama | Instagram | @pasar_keramat


Pasar ini berbeda dengan jenis pasar pada umumnya, karena produk yang ditawarkan didominasi oleh makanan tradisional yang siap disantap. Di setiap sudut meja-meja bambu yang dijajar rapi, Kawan GNFI dapat menikmati aneka hidangan nusantara khas Jawa Timur.

Menu yang dijual beragam, mulai dari lontong kupang, nasi rawon, nasi bakar, surabi, aneka gorengan, es cendol, es sinom, dan masih banyak lagi. Jika satu pilihan dipenuhi antrean, tak perlu khawatir, sebab ada banyak jenis kuliner yang tersedia dan ditawarkan dengan harga murah.

Menghabiskan barang Rp10.000 hingga Rp20.000 saja, sudah bisa membuat perut cukup begah. Jadi kalau ada waktu bertandang ke Pasar Keramat, jangan lupa sediakan cukup ruang di perut.

Bagi pengunjung yang datang dari daerah cukup jauh, jasa pijat untuk laki-laki atau perempuan menarik untuk dicoba.

Para penjual juga menawarkan produk-produk UMKM ramah lingkungan, seperti kain batik tulis, tas rajut, sandal kayu, peralatan dapur dari kayu, pajangan rumah, hingga mainan anak-anak dari bambu.

baca juga

Pengalaman Berbelanja Unik

Pengalaman Berbelanja Unik | Instagram | @pasar_keramat
info gambar

Pengalaman Berbelanja Unik | Instagram | @pasar_keramat


Selain makanannya yang lezat, Pasar Keramat menghadirkan pengalaman belanja unik yang berbeda dengan tempat-tempat belanja masa kini. Ketika pertama kali datang, Kawan GNFI akan diarahkan untuk menukarkan uang terlebih dahulu dengan uang koin kayu. 1 koinnya (1gb) dihargai sebesar Rp2.000.

Jadi, setiap transaksi di pasar ini hanya boleh menggunakan uang koin kayu tersebut. Apabila masih tersisa sebelum pulang, pengunjung dapat menukarkannya ke rupiah.

Setelah penukaran uang, pengunjung dapat memulai misinya berburu kuliner enak yang menggiurkan. Di tempat ini, penjual dilarang menggunakan material plastik satu pun. Baik untuk membungkus makanan maupun kantong belanja.

Setiap makanan berat dan minuman hanya bisa disantap di tempat menggunakan peralatan makan yang sudah disediakan oleh penjual. Sementara untuk makanan ringan seperti ager-ager telo, gorengan, atau telo bakar cilembu, dibungkus menggunakan daun pisang. Pengunjung bisa memakannya langsung atau membawanya pulang.

Kawan GNFI yang sudah mendapat makanan-minuman yang diinginkan, dapat menikmatinya sembari duduk di kursi-kursi kayu panjang, di bebatuan besar pinggir pohon, atau jongkok sebagai opsi terakhir.

Meskipun tak menyediakan kursi-meja lengkap sebagaimana tempat makan biasanya, di sinilah letak pengalaman tak terlupakan yang dapat dibawa pengunjung saat pulang ke rumah.

Jadwal Pasar Keramat Pacet 2026

Jadwal Pasar Keramat Pacet 2026 | Instagram | @pasar_keramat
info gambar

Jadwal Pasar Keramat Pacet 2026 | Instagram | @pasar_keramat


Berbeda dengan pasar-pasar pada umumnya, Pasar Keramat buka setiap Minggu Kliwon dan Minggu Wage (penanggalan kalender Jawa). Jam operasionalnya berlangsung mulai jam 06.00 hingga 12.00 WIB.

Lokasi Pasar Keramat berada di Kramajetak No.RT.004, Dusun Pong Boto, Warugunung, Kec. Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Pada waktu-waktu tertentu, Kawan GNFI dapat menikmati gelaran budaya yang seru dan menyenangkan. Beberapa acara tersebut diantaranya akan digelar pada tanggal berikut.

  • 01 Februari 2026: Spesial Ruwahan
  • 28 Februari 2026: Spesial Ramadan (buka pukul 15.00-22.00 WIB)
  • 21 Juni 2026: Spesial Suroan dan Jamasan Pusaka
  • 29 Maret 2026: Spesial Lebaran
  • 30 Agustus 2026: Grebeg Maulid
  • 13 Desember 2026: Spesial 4th Anniversary
baca juga

Tantangan Bertahan di Tengah Modernitas

Di tengah merebaknya makanan yang diolah dengan inovatif dan dikemas dengan eye-catching, Pasar Keramat menunjukkan bahwa kuliner lokal khas Indonesia tetap mampu bersaing.

Pasar ini bukan sekadar tempat yang dihidupkan kembali sebagai ruang perekonomian warga, tetapi juga ruang penguatan dan pengenalan budaya lokal bagi masyarakat sekitar maupun luar daerah. Sentuhan dan pertunjukan budaya memberikan identitas sekaligus daya tarik bagi pasar ini.

Pasar Keramat membuktikan bahwa bertahan tidak selalu mengikuti arus modern dan menolak perubahan. pasar ini menawarkan adaptasi nilai-nilai lokal tanpa kehilangan identitasnya sebagai ruang ekonomi, sosial, dan budaya. Sebuah tempat wisata yang patut dikunjungi dan masuk wishlist Kawan GNFI.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

UI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.