Tahukah Kawan GNFI jika dalam pembuatan anime, lazimnya dilakukan dalam bentuk proyek skala menengah hingga besar. Modal yang diperlukan pun tentu tidak sedikit. Secara umum, produsen anime terdiri dari berbagai macam stakeholders, misalnya tim manajemen produksi, tim kreatif, tim produksi teknis, tim pendukung, dan sebagainya.
Mereka berkonsolidasi menjadi suatu studio produksi—dalam hal ini, studio produksilah yang mengerjakan proyek anime.
Melansir Vitrina, studio anime merupakan rumah produksi khusus yang bertanggung jawab atas konseptualisasi, animasi, dan pascaproduksi konten animasi khas Jepang yang ditujukan bagi penonton global.
Berdasarkan riset yang telah dilakukan, pasar anime global diproyeksikan mampu mencapai lebih dari US$ 60 miliar pada tahun 2030. Didorong oleh lisensi internasional yang agresif serta munculnya platform eksklusif yang mengusung akan orisinalitas.
Adanya upaya ekspansi perusahaan bidang sinematografi seperti misalnya Netflix dan Crunchyroll yang biasanya bekerja sama dengan studio anime terkemuka memungkinkan penonton untuk langsung menikmati tayangan secara digital tanpa harus ke bioskop. Hanya dengan menerapkan sistem subscription atau berlangganan sesuai paket promosi yang ditawarkan.
Fakta inilah yang menjadikan anime kini lebih terjangkau dan mampu menggaet lebih banyak penggemar, sekaligus berimplikasi terhadap keuntungan produsen.
5 Studio Anime Jepang yang Terkemuka
1. Toei Animation
Toei Animation bisa dikatakan adalah sesepuh dalam dunia pemroduksian anime. Ia didirikan oleh Kenzō Masaoka dan Zenjirō Yamamoto pada 23 Januari 1948, atau 2 tahun lebih setelah Perang Dunia 2 resmi berakhir.
Sekitar tahun 1956, Toei Animation mengalami akuisisi sehingga kini berada dalam naungan Toei Company yang didirikan sejak 1 Oktober 1950.
Berbagai anime yang mungkin Kawan GNFI sudah ketahui diproduksi oleh studio ini, misalnya Slam Dunk, Sailor Moon, Yu-Gi-Oh, Saint Seiya, dan yang paling populer di Indonesia yaitu Dragon Ball dan One Piece.
2. Pierrot
Masih lebih muda dibandingkan Toei Animation, Pierrot didirikan pada Mei 1979 oleh mantan staf Mushi Production dan Tatsunoko Production, yaitu Yūji Nunokawa. Studio anime yang berlokasi di Mitaka, Tokyo ini merupakan salah satu studio terbaik di Jepang hingga sekarang.
Pierrot sukses memproduksi berbagai anime yang terkenal secara domestik maupun internasional, seperti Naruto, Bleach, Urusei Yatsura versi 1981, Kimagure Orange Road, Osomatsu-kun versi 1988, Great Teacher Onizuka, dan Tokyo Ghoul.
3. Madhouse
Selanjutnya, studio anime yang juga usianya sudah mencapai setengah abad adalah Madhouse, yang didirikan pada 17 Oktober 1972 oleh beberapa mantan staf di Mushi Production. Meskipun mungkin tidak se-fenomenal Toei Animation atau Pierrot, bukan berarti Madhouse tidak mampu memproduksi anime populer.
Adapun anime yang cukup terkenal meliputi Yawara!, Cardcaptor Sakura, Trigun, Monster, Death Note, Overlord, NANA, One Punch Man, dan yang booming sekarang adalah Sousou no Frieren.
4. Kyoto Animation
Kyoto Animation atau lebih dikenal dengan KyoAni adalah studio anime terbaik yang berbasis di Prefektur Kyoto seperti namanya. Studio ini didirikan pada 12 Juli 1985 oleh pasangan suami-istri, yaitu Hideaki Hatta dan Yōko Hatta.
Walaupun sudah berdiri cukup lama, tetapi awalnya Kyoto Animation hanya dipercaya untuk mengerjakan proses finishing dari hasil studio produksi lain, sebelum akhirnya berkembang dan bergerak independen pada tahun 2003.
Secara umum, tema anime yang diproduksi condong pada genre slice of life dan romance, contohnya seperti Clannad, K-On!, Suzumiya Haruhi no Yūutsu, Nichijou, serta Violet Evergarden.
5. Studio Ghibli
Mungkin Kawan GNFI sudah tidak asing lagi dengan studio satu ini. Yap, Studio Ghibli yang memiliki gaya animasi khas dan merupakan tipe “anime bioskop” didirikan pada 15 Juni 1985 oleh Hayao Miyazaki, Toshio Suzuki, Isao Takahata, dan Yasuyoshi Tokuma.
Beberapa judul internasional populer dari anime produksi studio ini, di antaranya Spirited Away, Grave of the Fireflies, My Neighbor Totoro, Whisper of the Heart, dan yang terbaru adalah The Boy and the Heron.
Indonesia punya Jiva Animation, Studio Anime Berskala Internasional
DiIndonesia, ada sebuah studio anime yang sudah terlibat dalam proses produksi anime berskala internasional, salah satunya adalah Jiva Animation.
Melansir web resminya, Jiva Animation adalah studio anime yang berdomisili di Kota Malang, Jawa Timur, dengan fokus kerja pada penyediaan jasa compositing dan editing animasi 2D.
Studio ini sendiri didirikan pada 1 Mei 2023 oleh Aswin Nur Cahya, seorang kompositor anime berpengalaman yang telah merantau ke Jepang selama 6 tahun untuk mengasah kepiawaiannya dalam membuat anime.
Adapun nama ‘Jiva Animation’ terinspirasi dari bahasa Sanskerta yang berarti “jiwa”. Nama ini dipilih untuk merepresentasikan ambisi yang tak kenal lelah dalam menciptakan karya animasi yang diharapkan dapat menghidupkan jiwa dan semangat di Indonesia.
Studio ini percaya bahwa animasi tidak hanya sekadar gambar bergerak, melainkan juga mampu memberikan pengalaman emosional kepada penontonnya.
Bagi Jiva Animation, animasi sejatinya dapat menyampaikan amanat, memperlihatkan keindahan alam, menunjukkan keajaiban dunia fantasi, serta menggugah emosi dan imajinasi orang yang menikmatinya.
Meskipun tergolong baru, Jiva Animation sudah terlibat dalam memproduksi berbagai anime populer nan kekinian berkolaborasi dengan studio asal Jepang.
Anime yang dimaksud sebut saja seperti Sazae-san, Boku no Kokoro no Yabai Yatsu, Akuma-kun, Sono Bisque Doll wa Koi wo Suru Season 2, MF Ghost Season 2, Tokyo Revengers: Tenjiku-hen, Wind Breaker Season 2, dan masih banyak lagi lainnya.
Jiva Animation juga diketahui telah menciptakan animasi pendek orisinal berjudul The Unforgettable Journey of Lala.

Ada animator Jiva Animation di Sono Bisque Doll Season 2 | Dokumentasi Pribadi
Kira-kira, bagaimana tanggapan Kawan GNFI? Dengan bermunculannya studio produksi kelas internasional, apakah Indonesia berpotensi menjelma sebagai episentrum baru untuk masa depan dunia animasi nantinya?
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


