mengungkap misteri lagu mawang liriknya seperti nggak jelas padahal maknanya mendalam - News | Good News From Indonesia 2026

Mengungkap Misteri Lagu Mawang: Liriknya seperti Nggak Jelas, Padahal Maknanya Mendalam

Mengungkap Misteri Lagu Mawang: Liriknya seperti Nggak Jelas, Padahal Maknanya Mendalam
images info

Mengungkap Misteri Lagu Mawang: Liriknya seperti Nggak Jelas, Padahal Maknanya Mendalam


Mawang punya lagu berjudul "Kasih Sayang Kepada Orangtua". Di balik liriknya yang terdengar tidak jelas, sebetulnya ada makna mendalam yang dikandungnya.

Lagu "Kasih Sayang Kepada Orangtua" viral pada September 2019 gara-gara sebuah video di YouTube. Video tersebut menampilkan Mawang yang sedang manggung dan membawakan lagu tersebut.

Penyanyi berambut gondrong dan berkumis itu kemudian melantunkan lirik lagunya. Bukan berupa kata-kata yang menyentuh hati dan menggugah perasaan sebagaimana judulnya, yang keluar dari mulutnya adalah suara bergumam dan berteriak yang bisa jadi membuat siapa pun yang mendengarnya mengernyitkan dahi.

Ya, "Kasih Sayang Kepada Orangtua" memang bagaikan lagu tak berlirik. Bahkan dalam video, Mawang seperti lebih banyak berceramah dan menyampaikan pesan-pesan pembuka ketimbang bernyanyi.

Itulah Mawang. Pria bernama lengkap Ridwan Mawang Sanja Irawan tersebut memang nyentrik. Hidupnya tak jauh dari seni. Berkuliah di Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, ia mendalami seni Karawitan dan kerap membuat karya musik untuk teater, tari, dan film.

Setelah kuliah, Mawang terus berkutat dengan musik. Ia menjadi guru musik di beberapa sekolah di Bandung, selain juga memamerkan karyanya di internet hingga dikenal luas.

Nah, soal makna mendalam di balik lagu Mawang berjudul "Kasih Sayang Kepada Orangtua" ini sendiri pernah dibahas oleh Faizal Liulil Luha dari Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dalam penelitiannya yang berjudul “Pesan Dakwah di Balik Lagu ‘Kasih Sayang Kepada Orang Tua’ oleh Penyanyi Mawang". Seperti apa isinya?

baca juga

Makna Lagu Mawang dengan Liriknya yang Tak Biasa

Dalam penelitiannya, Faizal menggunakan teori semiotika dari Charles Sanders Peirce. Ini merupakan teori yang lazim digunakan dalam studi seni, komunikasi, maupun sastra untuk memaknai pesan dalam suatu proses komunikasi serta representasi budaya di dalamnya.

Menurut Faizal, isi pesan dari lirik lagu tersebut adalah seorang anak yang memiliki keinginan untuk menyampaikan rasa cintanya kepada orang tuanya. Meski demikian, ia juga merasa gengsi sehingga penyampaian rasa sayangnya tertutup oleh rasa gengsi tersebut.

"Lirik tersebut itulah yang menjadi penyampaian rasa sayang kita. Walaupun cukup aneh dan lucu, akan tetapi bagaimanapun cinta dari orang tua ke kita sangatlah besar dan tidak bisa kita jual maupun beli di mana pun. Hal tersebut membuat segelintir orang mungkin sulit menyampaikan rasa sayang secara lisan kepada orang tua," tulis Faizal.

Lebih lanjut lagi, Faizal menjelaskan bahwa pada masa kini banyak anak yang enggan, gengsi, dan malu mengungkapkan rasa sayangnya kepada orang tua saat beranjak dewasa. Penyebabnya, antara anak dan orang tua tidak memiliki jalinan komunikasi yang baik secara lisan. Hal ini sering kali dipicu karena anak atau orang tua jarang atau bahkan tidak pernah menunjukkan afeksi secara terbuka, sehingga rasa canggung pun muncul di dalam keluarga.

Sebenarnya, yang terjadi adalah sang anak bukan tidak memiliki rasa cinta dan kasih sayang kepada orang tuanya. Hanya saja, mereka lebih sering mengungkapkannya dalam bentuk yang lain, misalnya mengirimkan uang saat berada di perantauan.

Selain menganalisis menggunakan teori semiotika, Faizal juga melakukan survei kepada sejumlah responden untuk mengetahui seberapa banyak yang mengenal Mawang dan melihat makna di balik lagunya. Hasilnya, banyak orang yang mengingat Mawang, namun yang paling berkesan di benak masyarakat bukanlah fisik penyanyi ataupun makna dari lirik yang diciptakannya, melainkan keunikan lagunya.

"Perlahan-lahan masyarakat mulai mengerti apa alasannya lirik ini dibentuk, yaitu kasih sayang kepada orang tua kita yang bersifat non-verbal; tidak bisa dikatakan dengan kata-kata saking besarnya kasih sayang tersebut," tulis Faizal lagi.

baca juga

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aulli Atmam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aulli Atmam.

AA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.