Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) kembali menjadi sorotan nasional pada 2026. Tahun ini NU memasuki usia 103 tahun versi Hijriah, atau 100 tahun lebih bila menggunakan hitungan masehi sejak berdiri pada 31 Januari 1926.
Harlah NU diperingati dalam dua versi, yaitu 31 Januari 2026 (versi Masehi) dan 16 Rajab 1447 H (versi Hijriah). Peringatan Harlah NU bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi besar bagi jamiyyah terbesar di Indonesia.
PBNU menegaskan bahwa rangkaian acara 2026 mengusung visi besar “Merawat Jagat, Membangun Peradaban”, selaras dengan misi Aswaja An-Nahdliyah dalam membangun harmoni dan persatuan.
Mengusung Tema: Menuju Peradaban Mulia
PBNU secara resmi meluncurkan tema Harlah 103 NU versi Hijriah dan peringatan 1 Abad versi Masehi: “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia.”
Tema ini adalah kelanjutan dari visi besar NU dalam membangun peradaban, berangkat dari nilai Aswaja yang menekankan moderasi, toleransi, dan kemanusiaan universal. Gus Yahya menegaskan bahwa peringatan Harlah tidak hanya untuk warga NU, tetapi juga mengajak seluruh bangsa untuk memperkuat persatuan.
Tanggal & Lokasi Resepsi Puncak Harlah NU 2026
Ketum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menjelaskan bahwa NU secara resmi menggunakan penanggalan Hijriah, tetapi versi Masehi tetap dipakai untuk memudahkan masyarakat luas merayakannya bersama.
Agar mudah dibaca, berikut tabel jadwal resmi Harlah NU tahun 2026:
Keterangan | Informasi |
Tanggal Masehi | 31 Januari 2026 |
Tanggal Hijriah | 16 Rajab 1447 H |
Hari | Sabtu |
Lokasi Resepsi Puncak | Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta) |
Acara Inti | Istighosah Kubro, Khatmil Qur’an, Resepsi 1 Abad NU versi Masehi |
Resepsi puncak di GBK ini akan menjadi salah satu perhelatan keagamaan terbesar di Indonesia pada awal tahun, sebagaimana disampaikan langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dalam keterangan resmi dikutip dari NU Online (6/1/2026).
Susunan Acara Harlah NU 2026
Berdasarkan susunan acara yang beredar melalui RisalahNU dan kanal resmi PBNU, rangkaian resepsi Harlah NU biasanya meliputi:
- Khatmil Qur’an
- Istighosah Kubro
- Shalawat dan Tahlil Akbar
- Sambutan Ketua Umum PBNU & Tokoh Tamu
- Orasi Peradaban
- Peluncuran Program Strategis NU
- Penampilan Seni Religi, Hadrah, dan Paduan Suara
- Doa Penutup oleh para masyayikh
Tokoh-Tokoh yang Direncanakan Hadir
- Rais Aam PBNU
- Ketua Umum PBNU Gus Yahya
- Para Masyayikh NU dan kiai pesantren
- Pejabat negara dan menteri
- Tokoh lintas agama
- Ulama internasional
- Perwakilan banom NU seperti Muslimat, Fatayat, IPNU-IPPNU, Ansor, dan Banser
Kehadiran tokoh-tokoh ini menegaskan posisi NU sebagai kekuatan moral dan sosial yang besar di Indonesia.
Makna Perayaan 16 Rajab dalam Tradisi NU
Tanggal 16 Rajab 1344 H adalah hari berdirinya Nahdlatul Ulama. Karena itu, setiap tahun warga NU memperingati Harlah berdasarkan kalender Hijriah.
Berbeda dari penanggalan masehi, hari besar Hijriah memiliki nilai spiritual khusus, terutama karena:
- Rajab adalah salah satu bulan haram (bulan suci dalam tradisi Islam).
- NU didirikan dengan visi menjaga tradisi Islam Nusantara.
- Momentum Rajab selalu dikaitkan dengan peningkatan ibadah dan muhasabah.
PBNU tetap menggunakan dua penanggalan untuk memudahkan masyarakat nasional dan internasional mengikuti peringatan ini.
Mau Ikutan? Berikut Cara Mengikuti Resepsi Puncak di GBK
- Pantau undangan resmi PBNU melalui NU Online, LTN PBNU, dan akun media sosial PBNU.
- Biasanya PBNU menyediakan tiket gratis atau registrasi massa untuk mengatur kapasitas stadion.
- Datang lebih awal karena acara seperti Istighosah Kubro selalu menarik puluhan ribu jamaah.
Perayaan Harlah NU 103 tahun 2026 bukan hanya momen mengenang sejarah panjang Jamiyyah Nahdlatul Ulama, tetapi juga refleksi nasional tentang nilai persatuan, toleransi, dan peradaban mulia yang diperjuangkan NU sejak 1926.
Dengan resepsi puncak di GBK pada 31 Januari 2026, jutaan warga NU dan masyarakat Indonesia diundang untuk bersama-sama merawat jagat dan membangun peradaban.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


