museum negeri banten menjelajahi identitas budaya di kawasan banten lama - News | Good News From Indonesia 2026

Museum Negeri Banten, Menjelajahi Identitas Budaya di Kawasan Banten Lama

Museum Negeri Banten, Menjelajahi Identitas Budaya di Kawasan Banten Lama
images info

Museum Negeri Banten, Menjelajahi Identitas Budaya di Kawasan Banten Lama


Kawan sedang di kawasan wisata religi Banten Lama? Cobalah untuk menyempatkan diri mengunjungi Museum Negeri Provinsi Banten.

Sejak September 2023 museum ini telah menempati lokasi baru di Gedung Islamic Center lantai 1 yang berada tepat di kompleks Masjid Agung Banten dan depan Keraton Surosowan. Perpindahan ini membuat museum menjadi lebih terintegrasi dengan situs-situs sejarah Kesultanan Banten sehingga sehingga memudahkan pengunjung untuk belajar sejarah secara menyeluruh.

Museum Negeri Banten diresmikan pada 29 Oktober 2015 dengan tujuan utama memperkuat identitas budaya masyarakat setempat. Keberadaannya di tengah kawasan bersejarah memberikan atmosfer edukasi yang sangat kuat bagi pelajar maupun wisatawan yang datang dari berbagai daerah.

 

Sekilas Mengenai Museum Negeri Banten

Sebelum menempati Banten Islamic Center Museum Negeri Provinsi Banten berlokasi di Gedung Negara yang merupakan bekas Pendopo Gubernur di pusat Kota Serang.

Gedung tua tersebut didirikan pada 26 Januari 1821 dan dulunya berfungsi sebagai Kantor Residen Banten pada masa kolonial Belanda. Pemilihan lokasi awal di bekas kantor residen didasarkan pada fakta bahwa bangunan tersebut merupakan benda cagar budaya dengan halaman luas dan pepohonan rindang.

Namun seiring dengan upaya pengembangan kawasan wisata Banten Lama pemerintah memutuskan untuk memindahkan museum ke lokasi yang lebih dekat dengan pusat peradaban Kesultanan Banten. Keputusan ini diambil agar koleksi museum dapat bersinergi secara visual dengan sisa-sisa reruntuhan istana dan masjid agung di sekitarnya. Lokasi baru di Banten Islamic Center menawarkan ruang pamer yang lebih modern namun tetap menyatu dengan karakter lingkungan religius yang kental.

Perpindahan ini juga ditujukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan karena letaknya yang searah dengan jalur ziarah makam Sultan Banten. Fasilitas di lokasi baru ini telah disesuaikan dengan kebutuhan edukasi kontemporer yang melibatkan teknologi interaktif.

 

Ragam Koleksi dari Fosil Purba hingga Teknologi Hologram

Koleksi Museum Negeri Banten sangat beragam dan tertata di ruang aula depan untuk memudahkan pengunjung dalam mengeksplorasi isinya.

Salah satu benda yang paling menarik adalah fosil badak bercula satu yang disimpan dengan sangat hati-hati di dalam etalase kaca. Pengunjung juga dapat melihat replika Arca Ganesha dari Pulau Panaitan serta berbagai jenis keris pusaka dan golok Ciomas yang merupakan senjata tradisional khas wilayah Banten.

Museum ini telah mengadopsi teknologi digital dalam bentuk hologram yang menyajikan informasi sejarah secara audio visual. Melalui sistem hologram tersebut Kawan dapat mendengarkan narasi mengenai perjalanan Banten dari era prasejarah hingga era kemerdekaan dengan tampilan yang lebih menarik. Selain itu tersedia juga satu set alat selam yang disediakan bagi pengunjung yang ingin memahami sisi eksplorasi kelautan di wilayah perairan Banten.

Benda-benda numismatik seperti alat tukar atau uang kuno dari era penjajahan juga menjadi bagian dari koleksi tetap yang dipamerkan. Setiap etalase dilengkapi dengan keterangan singkat mengenai asal-usul benda sehingga sehingga pengunjung dapat belajar secara mandiri tanpa harus selalu didampingi oleh pemandu.

 

Prosedur Kunjungan dan Informasi Tiket

Kabar baik bagi Kawan yang ingin berkunjung adalah tidak dipungut biaya tiket masuk sama sekali alias gratis.

Pengunjung cukup mengisi buku registrasi di bagian depan sebagai data statistik kunjungan bagi pengelola. Museum ini terbuka untuk umum setiap hari Senin sampai Jumat mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB sementara pada hari Sabtu dan Minggu biasanya mengikuti jadwal khusus atau koordinasi tertentu.

Bagi lembaga pendidikan, komunitas, atau peneliti yang ingin melakukan kunjungan dalam jumlah besar disarankan untuk mengirimkan surat pemberitahuan terlebih dahulu.

Informasi mengenai kunjungan kelompok dapat dikomunikasikan secara daring melalui nomor kontak resmi admin museum. Hal ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan pengunjung agar tidak terjadi penumpukan kapasitas di dalam ruangan museum pada jam-jam sibuk.

 

Lokasi Strategis di Pusat Wisata Religi Banten Lama

Lokasi Museum Negeri Banten di Kecamatan Kasemen menjadikannya destinasi yang sangat strategis bagi para peziarah yang baru saja selesai berkunjung ke Makam Sultan.

Jaraknya yang sangat dekat dengan Masjid Agung Banten memungkinkan pengunjung untuk berjalan kaki menuju museum. Kawasan ini merupakan titik poros sejarah yang menghubungkan masa kejayaan perdagangan internasional Banten di masa lampau dengan kehidupan masyarakat modern saat ini.

Akses menuju lokasi dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun bus pariwisata berukuran besar melalui jalur Kota Serang menuju arah Utara. Keberadaan museum di dalam kompleks Islamic Center memberikan keteduhan dan kenyamanan bagi pengunjung yang ingin beristirahat sejenak sambil menambah wawasan sejarah. Area ini juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti area parkir yang luas di sekitar kawasan Banten Lama.

 

Ayo Kenali Warisan Sejarah Banten di Museum Negeri Provinsi Banten

Melihat langsung keramik kuno dan mendengar narasi sejarah melalui teknologi hologram akan memberikan pengalaman belajar yang sangat berbeda. Museum Negeri Banten adalah tempat yang tepat untuk mendalami identitas masyarakat Banten di tengah kemajuan zaman yang pesat.

Jadi kapan Kawan akan menyempatkan diri mampir ke Museum Negeri Banten?

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.