Laga antara Timnas Indonesia vs China pernah tersaji pada 1957 silam. Pada waktu itu, laga yang dimainkan di Lapangan Ikada Jakarta ini berhasil memberikan hasil yang positif bagi Timnas Garuda.
Timnas Indonesia berhasil menumbangkan tim tamu pada laga yang disaksikan oleh puluhan ribu penonton tersebut. Legenda sepak bola Indonesia, Andi Ramang menjadi bintang pada laga melawan Negeri Tirai Bambu.
Lantas bagaimana jalannya pertandingan antara Timnas Indonesia vs China pada waktu itu?
Disaksikan 80 Ribu Penonton
Dinukil dari artikel "Menuju Kedjuaraan Dunia: XI Indonesia - XI RRT 2-0" yang terbit di surat kabar Nasional edisi 13 Mei 1957, pertandingan Timnas Indonesia vs China terjadi pada 12 Mei 1957. Pertandingan yang dimainkan di Lapangan Ikada Jakarta ini merupakan lanjutan dari Kualifikasi Piala Dunia 1958.
Laga ini dipimpin langsung oleh wasit berkebangsaan Italia, Caesare Jonnl. Sementara itu, dua asisten wasit yang bertugas di pinggir lapangan berasal dari Myanmar.
Puluhan ribu masyarakat Indonesia turut hadir pada laga yang dimainkan saat Minggu sore itu. Dalam artikel tersebut dijelaskan ada lebih kurang 80 ribu penonton yang turut menyaksikan perjuangan Timnas Garuda pada laga tersebut.
Jalannya Babak Pertama
Komposisi pemain yang diturunkan oleh Timnas Indonesia pada laga ini adalah Saelan; Chaerudin, Him Tjiang; Rukma, Kiat Sek, Liong Houw; Saari, Sian Liong, Ramang, Danu, dan Rambil. Di sisi lain, sebelas pemain pertama yang diturunkan oleh China adalah Tjang Tjun Hsiu; Jun Seh, Fu Lai; Tjing Thien, Teh Fa, Tjou Hsing; Wang Lu, Djen Tjiu, Fu Thjeng, Hung Ken, dan Then Kuang.
Sejak awal laga, para pemain China sudah menggempur pertahanan Indonesia. Untungnya pemain bertahan Timnas Garuda, Kiat Sek dan kiper Saelan bermain apik dan menahan gempuran dari China tersebut.
Di sisi lain, para penyerang Indonesia tidak bisa berkoordinasi dengan baik pada babak pertama ini. Hal ini membuat arah serangan permainan lebih banyak didominasi oleh para pemain Indonesia.
Meskipun demikian, tidak ada gol yang tercipta pada babak pertama. Skor 0-0 bertahan hingga wasit Caesare meniupkan peluit tanda babak pertama berakhir.
Andi Ramang Menjadi Bintang
Tidak ada pergantian pemain yang dilakukan oleh kedua tim ketika babak kedua dimulai. Akan tetapi, terjadi perubahan besar pada alur permainan pada babak kedua ini.
Para pemain Indonesia berhasil tampil agresif. Tidak butuh waktu lama bagi Timnas Garuda untuk membuka keunggulan berkat hal ini.
Belum genap dua menit babak kedua berlangsung, penyerang Timnas Indonesia, Andi Ramang berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Tendangan voli yang dilesatkan oleh legenda PSM Makassar tersebut tidak berhasil dihalau oleh oleh kiper China.
Keunggulan 1-0 membuat pemain Timnas Garuda makin meningkatkan intensitas serangan. Di sisi lain, para pemain China juga berusaha untuk mengejar ketertinggalan.
Andi Ramang muncul sebagai bintang pada laga ini. Pada menit ke-80, dirinya kembali mencetak gol dan menggandakan keunggulan Indonesia menjadi 2-0.
Selepas gol kedua Andi Ramang, para pemain China mengambil inisiatif serangan. Meskipun demikian, usaha dari para pemain China ini berhasil diatasi oleh punggawa Timnas Indonesia yang bermain baik di sektor pertahanan.
Keunggulan ini tidak berhasil dikejar oleh China hingga akhir laga. Skor 2-0 bertahan hingga babak kedua berakhir dan menjadi kemenangan bagi Timnas Indonesia atas tim tamu China.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


