desa wisata sindangkasih garut menikmati alam dan budaya di asrinya ciilawu - News | Good News From Indonesia 2026

Desa Wisata Sindangkasih Garut, Menikmati Alam dan Budaya di Asrinya CIilawu

Desa Wisata Sindangkasih Garut, Menikmati Alam dan Budaya di Asrinya CIilawu
images info

Desa Wisata Sindangkasih Garut, Menikmati Alam dan Budaya di Asrinya CIilawu


Kawan jika sedang berkunjung ke Kabupaten Garut di Jawa Barat cobalah untuk mampir ke Desa Wisata Sindangkasih yang terletak di Kecamatan Cilawu.

Destinasi rekreasi ini menawarkan suasana perdesaan yang sangat kental dengan pemandangan terasering sawah yang tertata rapi serta aliran sungai yang jernih. Kawasan ini merupakan hasil pengembangan lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi pusat kegiatan luar ruangan yang sangat dihargai oleh masyarakat setempat maupun pendatang.

Keunggulan utama dari tempat ini adalah udaranya yang sejuk dan bersih dari polusi udara karena lokasinya yang berada jauh dari hiruk pikuk pusat kota. Desa Wisata Sindangkasih diresmikan pada 19 Desember 2019 sebagai upaya warga untuk membuka peluang pendapatan baru di luar sektor pertanian. Sejak saat itu kawasan ini telah bertransformasi menjadi tempat yang menyediakan berbagai kegiatan fisik yang selaras dengan kondisi alam pegunungan di wilayah Garut.

Di lokasi ini Kawan dapat melihat lembah hutan yang masih rimbun dan merasakan ketenangan yang ditawarkan oleh suara aliran air sungai secara alami. Bentang alamnya yang beragam menjadikan desa wisata ini sangat sesuai bagi siapa saja yang ingin berjalan menyusuri pematang sawah atau sekadar beristirahat di bawah naungan pohon.

 

Sekilas Mengenai Sejarah dan Riwayat Nama Sindangkasih

Sebelum menjadi tempat rekreasi seperti sekarang lahan Desa Wisata Sindangkasih dahulu dikenal sebagai Pasir Eurih karena dipenuhi oleh tumbuhan alang-alang.

Riwayat pemukiman di lahan ini dimulai sekitar tahun 1840-an oleh sebuah keluarga yang dipimpin oleh Eyang Ardasan. Kawasan ini kemudian menarik perhatian tentara Belanda pada tahun 1860-an karena suasananya yang sejuk sehingga sehingga mereka mendirikan bangunan dan penampungan air yang dikenal sebagai bunker air di wilayah Cimindi.

Setelah masa penjajahan Belanda wilayah ini sempat dikuasai oleh Jepang pada tahun 1942 yang kemudian meninggalkan sisa sejarah berupa gua di sisi barat bunker Cimidi. Nama Sindangkasih sendiri muncul dari kisah petugas pertanahan yang merasa betah saat bertugas mengukur tanah di tempat ini pada tahun 1890-an. Penyambutan yang hangat dari penduduk setempat memberikan kesan yang mendalam bagi para petugas tersebut.

Istilah Sindangkasih merujuk pada kebiasaan penduduk yang selalu memberikan hidangan atau makanan setiap kali petugas tersebut singgah untuk beristirahat. Perpaduan kata "sindang" yang berarti singgah dan "kasih" yang berarti memberi kemudian melekat sebagai nama identitas wilayah tersebut hingga saat ini.

 

Ragam Aktivitas Luar Ruangan di Desa Sindangkasih

Kegiatan yang paling banyak diminati oleh pengunjung di sini adalah river tubing atau menyusuri aliran sungai menggunakan ban karet.

Aliran sungai yang berkelok-kelok dengan arus yang tidak terlalu deras memberikan tantangan fisik yang menyenangkan tanpa harus khawatir akan keamanan yang berlebihan. Selain river tubing Kawan juga dapat melakukan aktivitas ngagogo atau menangkap ikan di kolam dengan tangan kosong yang merupakan tradisi lokal masyarakat Jawa Barat.

Bagi yang menyukai kegiatan menjelajahi alam tersedia jalur trekking atau susur lembur yang melewati kebun-kebun milik warga serta taman bunga yang berada di area Taman Bukit Noah. Kegiatan berkebun juga menjadi bagian dari edukasi yang ditawarkan pengelola agar pengunjung dapat memahami proses bertani secara langsung. Jika ingin merasakan suasana malam perdesaan terdapat area perkemahan yang luas serta homestay yang dikelola secara swadaya oleh penduduk setempat.

Fasilitas pendukung lainnya mencakup warung-warung lokal yang menyajikan makanan daerah dengan harga yang sangat terjangkau. Kawan dapat mencoba camilan tradisional seperti singkong bakar atau teh hijau yang merupakan produk unggulan dari desa wisata ini sembari menikmati pemandangan lembah.

 

Harga Tiket Masuk dan Fasilitas di Lokasi

Kunjungan ke Desa Wisata Sindangkasih tidak akan memberatkan kantong karena harga tiket yang ditetapkan sangat ekonomis bagi semua kalangan. Untuk pengunjung dewasa biaya tiket masuk hanya sebesar Rp5.000 per orang sementara untuk anak-anak dikenakan tarif Rp3.000 per orang. Tarif yang rendah ini memungkinkan siapa saja untuk menikmati fasilitas alam yang ada tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk rekreasi keluarga.

Jam operasional desa wisata ini dimulai dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB setiap harinya dari Senin hingga Minggu. Pengelola telah menyediakan fasilitas penunjang yang cukup lengkap seperti toilet umum yang terawat mushola area parkir kendaraan serta tempat istirahat berupa saung-saung kayu. Selain itu pengelola juga menerapkan protokol kesehatan secara disiplin untuk menjaga kenyamanan seluruh pengunjung yang datang.

Bagi Kawan yang ingin melakukan kegiatan tambahan seperti river tubing akan dikenakan biaya tambahan yang terpisah dari tiket masuk utama. Seluruh pendapatan dari jasa pariwisata ini digunakan kembali untuk pemeliharaan lingkungan desa dan peningkatan fasilitas yang ada di kawasan tersebut.

 

Lokasi dan Jalur Perjalanan dari Pusat Garut

Desa Wisata Sindangkasih berlokasi di Jalan Garut-Tasikmalaya Nomor Km 16 tepatnya di Desa Sukamaju Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut Jawa Barat. Lokasinya sangat strategis karena berada di jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Garut dengan Kabupaten Tasikmalaya. Perjalanan dari pusat Kota Garut menuju lokasi ini dapat ditempuh dalam waktu sekitar 30 hingga 45 menit tergantung pada kepadatan lalu lintas di jalur tersebut.

Akses jalan menuju desa wisata ini sudah sangat baik dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat hingga ke area parkir utama. Kawan akan melewati kawasan perbukitan yang asri sepanjang perjalanan menuju Cilawu sehingga sehingga perjalanan tidak akan terasa membosankan. Posisi pintu masuknya cukup mudah ditemukan karena terdapat papan nama yang besar di pinggir jalan raya utama Garut-Tasik.

 

Ayo Jelajahi Alam dan Tradisi di Desa Wisata Sindangkasih Garut

Merasakan dinginnya aliran sungai dan melihat hijau terasering sawah di Desa Wisata Sindangkasih akan memberikan ketenangan yang berbeda bagi pikiran. Keramahan penduduk dan sejarah Pasir Eurih yang panjang merupakan nilai tambahan yang menjadikan tempat ini sangat istimewa untuk dikunjungi.

Jadi kapan Kawan akan merencanakan waktu untuk mencoba river tubing di aliran sungai Desa Sindangkasih ini

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.