Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momen yang paling dinanti. Tak heran jika menjelang pertengahan Januari ini, banyak yang mulai bertanya-tanya, awal puasa Ramadhan 2026 tinggal berapa hari lagi. Bagi Kawan yang mengikuti rujukan Muhammadiyah, awal Ramadhan 1447 Hijriah telah resmi ditetapkan.
Berbeda dengan pemerintah yang masih menunggu sidang isbat, Muhammadiyah sudah lebih dulu mengumumkan hasil perhitungannya. Lalu, seperti apa penetapan tersebut dan bagaimana hitung mundurnya jika dihitung dari pertengahan Januari?
Awal Puasa Ramadhan 2026 Versi Muhammadiyah
Muhammadiyah menjadi salah satu organisasi Islam di Indonesia yang konsisten menetapkan awal Ramadhan lebih awal melalui metode hisab. Penetapan ini dilakukan secara resmi dan terbuka agar bisa menjadi pedoman bagi warganya.
Bagaimana Muhammadiyah Menetapkan Awal Ramadhan 2026
Penetapan awal Ramadhan 2026 dilakukan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid. Keputusan ini dituangkan dalam Maklumat resmi PP Muhammadiyah, yang menjadi rujukan nasional bagi warga Muhammadiyah di Indonesia maupun di luar negeri.
Majelis Tarjih dan Tajdid berperan sebagai lembaga yang mengkaji persoalan keislaman, termasuk penentuan kalender Hijriah berdasarkan perhitungan astronomi.
Kapan Awal Puasa Ramadhan 2026 Versi Muhammadiyah Dimulai
Berdasarkan maklumat tersebut, 1 Ramadhan 1447 Hijriah versi Muhammadiyah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Artinya, umat Islam yang mengikuti ketetapan Muhammadiyah akan mulai menjalankan ibadah puasa pada tanggal tersebut.
Dengan penetapan ini pula, 1 Syawal 1447 H atau Idul Fitri 2026 versi Muhammadiyah diperkirakan jatuh pada 20 Maret 2026.
Metode Penetapan Awal Ramadhan yang Digunakan Muhammadiyah
Dalam menetapkan awal Ramadhan 2026, Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki dengan pendekatan wujudul hilal, serta berpedoman pada Kalender Hijriah Global Tunggal.
Metode ini menekankan perhitungan astronomi yang akurat, tanpa menunggu hasil rukyatul hilal di lapangan. Selama secara hisab posisi bulan sudah memenuhi kriteria wujudul hilal, maka awal bulan Hijriah dapat ditetapkan. Prinsip kalender global ini juga membuat penanggalan Ramadhan berlaku serentak lintas wilayah.
Awal Puasa Ramadhan 2026 Tinggal Berapa Hari Lagi
Setelah tanggalnya ditetapkan, pertanyaan berikutnya yang sering muncul adalah soal hitungan hari. Terutama bagi Kawan yang sedang menyusun rencana ibadah, pekerjaan, atau agenda keluarga.
Berikut hitungan mundur menuju 1 Ramadhan 1447 H jika merujuk pada ketetapan Muhammadiyah:
- Sabtu, 17 Januari 2026 tinggal 32 hari menuju awal puasa
- Minggu, 18 Januari 2026 tinggal 31 hari
- Senin, 19 Januari 2026 tinggal 30 hari
- Selasa, 20 Januari 2026 tinggal 29 hari
- Rabu, 21 Januari 2026 tinggal 28 hari
- Kamis, 22 Januari 2026 tinggal 27 hari
- Jumat, 23 Januari 2026 tinggal 26 hari
- Sabtu, 24 Januari 2026 tinggal 25 hari
- Minggu, 25 Januari 2026 tinggal 24 hari
- Senin, 26 Januari 2026 tinggal 23 hari
- Selasa, 27 Januari 2026 tinggal 22 hari
- Rabu, 28 Januari 2026 tinggal 21 hari
- Kamis, 29 Januari 2026 tinggal 20 hari
- Jumat, 30 Januari 2026 tinggal 19 hari
- Sabtu, 31 Januari 2026 tinggal 18 hari
- Minggu, 1 Februari 2026 tinggal 17 hari
- Senin, 2 Februari 2026 tinggal 16 hari
- Selasa, 3 Februari 2026 tinggal 15 hari
- Rabu, 4 Februari 2026 tinggal 14 hari
- Kamis, 5 Februari 2026 tinggal 13 hari
- Jumat, 6 Februari 2026 tinggal 12 hari
- Sabtu, 7 Februari 2026 tinggal 11 hari
- Minggu, 8 Februari 2026 tinggal 10 hari
- Senin, 9 Februari 2026 tinggal 9 hari
- Selasa, 10 Februari 2026 tinggal 8 hari
- Rabu, 11 Februari 2026 tinggal 7 hari
- Kamis, 12 Februari 2026 tinggal 6 hari
- Jumat, 13 Februari 2026 tinggal 5 hari
- Sabtu, 14 Februari 2026 tinggal 4 hari
- Minggu, 15 Februari 2026 tinggal 3 hari
- Senin, 16 Februari 2026 tinggal 2 hari
- Selasa, 17 Februari 2026 tinggal 1 hari
- Rabu, 18 Februari 2026: 1 Ramadhan 1447 H atau Awal Puasa 2026 versi Muhammadiyah.
Kenapa Awal Puasa Versi Muhammadiyah Bisa Berbeda dengan Pemerintah
Perbedaan penetapan awal Ramadhan bukan hal baru di Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Agama biasanya menetapkan awal puasa lewat sidang isbat, dengan menggabungkan metode hisab dan rukyatul hilal sesuai kriteria MABIMS.
Untuk Ramadhan 2026, sidang isbat dijadwalkan berlangsung pada 17 Februari 2026. Sejumlah kalender pemerintah memperkirakan awal puasa jatuh pada 19 Februari 2026, atau sehari setelah versi Muhammadiyah. Hingga sidang isbat digelar, keputusan pemerintah masih bersifat menunggu.
Perbedaan ini kerap terjadi dan menjadi bagian dari dinamika penentuan kalender Islam di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk saling menghormati perbedaan yang ada.
Menjelang Ramadhan, apapun rujukan yang diikuti, yang terpenting adalah kesiapan diri. Dengan mengetahui bahwa awal puasa Ramadhan 2026 versi Muhammadiyah tinggal sekitar satu bulan lagi, Kawan bisa mulai mempersiapkan ibadah, kesehatan, dan rencana keseharian dengan lebih baik. Semoga bermanfaat, Kawan!
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


