jalan tol belmera jalan tol pertama yang dibangun di sumatra - News | Good News From Indonesia 2026

Jalan Tol Belmera, Jalan Tol Pertama yang Dibangun di Sumatra

Jalan Tol Belmera, Jalan Tol Pertama yang Dibangun di Sumatra
images info

Jalan Tol Belmera, Jalan Tol Pertama yang Dibangun di Sumatra


Jika Jalan Tol Jakarta–Bogor–Ciawi (Jagorawi) tercatat sebagai jalan tol pertama di Indonesia sekaligus di Pulau Jawa, maka Jalan Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa (Belmera) menjadi jalan tol pertama yang dibangun di luar Pulau Jawa, tepatnya di Pulau Sumatra.

Tol Belmera mulai dibangun di awal 1980-an dan resmi dioperasikan pada 1986. Jalan yang terletak di Sumatra Utara ini menghubungkan Pelabuhan Belawan ke Medan dan Tanjung Morawa. Berkat tol ini, perjalanan yang awalnya bisa memakan waktu hingga satu jam bisa ditempuh hanya dalam 30 menitan saja.

Memiliki panjang sekitar 42,7 kilometer, Jalan Tol Belmera juga menjadi bagian dari Jalan Tol Trans-Sumatra yang membentang sepanjang lebih dari 2,8 ribu kilometer dari Lampung hingga Aceh. Tol ini terintegrasi dengan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi dan Jalan Tol Medan-Binjai.

Jalan Tol Belmera, Pionernya Jalan Tol di Sumatra

Sebagai jalan tol pertama di Sumatra, To Belmera memiliki fungsi penting bagi masyarakat Medan dan sekitarnya. Jalan tol ini mempermudah dan mempercepat arus pengiriman barang saat akan masuk maupun keluar dari Medan.

Merangkum dari Jasa Marga, jalan tol satu ini turut berperan besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi regional. Tak hanya itu, biaya distribusi antarwilayah juga bisa ditekan dan membuatnya semakin efisien.

baca juga

Di sisi lain, sebagai jalur penghubung utama ke Pelabuhan Belawan, Jalan Tol Belmera menjadi ruas penting yang mendukung konektivitas antardaerah. Tol ini menjadi tulang punggung transportasi darat untuk wilayah Medan.

Jalan Tol Belmera dilengkapi dengan beberapa gerbang tol (GT). Menyadur dari Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, gerbang-gerbang tol itu di antaranya, GT Belawan, GT Mabar, GT Amplas, GT Tanjung Mulia, GT Tanjung Morawa, GT Anif, dan GT Banda Selamat.

Selain itu, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengendara selama melewati Jalan Tol Belmera, terdapat berbagai fasilitas penunjang, yakni 81 buah kamera pengawas, dua ambulans, dan tiga mobil derek. Selain itu, ada juga 13 Dynamic Message Sign/DMS (rambu elektronik di sepanjang tol) dan tiga Mobile Customer Service/MCS (layanan customer service keliling di jalan tol).

Sebagai informasi, dulunya pembangunan Jalan Tol Belmera dilakukan oleh kontraktor Takenaka Nippo Hutama dan Konsultan Jepang Pacific Consultant International atau PCI. Sementara itu, saat ini pengelolaannya dilakukan oleh Jasa Marga.

Tarif Tol Belmera

Tol Belmera dioperasikan dengan sistem transaksi tertutup. Artinya, transaksi tol dilakukan berdasarkan jarak yang ditempuh dari gerbang masuk ke gerbang keluar.

Pengendara akan diminta untuk tape-toll mereka sebanyak dua kali, yakni saat masuk dan keluar. Kemudian, penarikan saldo akan terjadi di gerbang keluar.

Merangkum dari berbagai sumber, tarif di Jalan Tol Belmera adalah sebagai berikut (diambil untuk tarif terjauh):

  • Golongan I: Rp9.000
  • Golongan II dan III: Rp16.000
  • Golongan IV dan V: Rp23.000
baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

FA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.