menghidupkan warisan 400 tahun indonesia bangun museum syekh yusuf di cape town - News | Good News From Indonesia 2026

Menghidupkan Warisan 400 Tahun: Indonesia Bangun Museum Syekh Yusuf di Cape Town

Menghidupkan Warisan 400 Tahun: Indonesia Bangun Museum Syekh Yusuf di Cape Town
images info

Menghidupkan Warisan 400 Tahun: Indonesia Bangun Museum Syekh Yusuf di Cape Town


Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) mengungkapkan Indonesia akan membangun Museum Syekh Yusuf Al-Makassari di Cape Town, Afrika Selatan. Hal ini bertepatan dengan peringatan 400 tahun kelahiran Syekh Yusuf Al-Makassari.

"Mudah-mudahan bisa mulai kita mulai di tahun ini dan bertepatan dengan 400 tahun Syekh Yusuf," kata Menteri Budaya (Menbud) Fadli Zon di Kompleks Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Fadli menerangkan bahwa proses pembangunan museum ini akan dimulai dengan membuat desain bangunan. Dia mengungkapkan arsitektur bangunan ini akan memadukan dua budaya, yaitu dari Makassar dan Afrika.

"Jadi kita akan buat konkret dan desainnya itu bayangan kita adalah akulturasi antara mungkin arsitektur Makassar ya, Sulawesi Selatan dengan arsitektur Afrika," paparnya.

Rumah budaya di Indonesia

Fadli menjelaskan museum ini tidak hanya dijadikan monumen peringatan bagi Syekh Yusuf, tetapi juga menjadi Rumah Budaya Indonesia di Cape Town.

"Jadi di sana akan kita buat Rumah Budaya Indonesia, tapi juga Syekh Yusuf Cultural Center," ucapnya.

Dirinya ingin Museum dan Syekh Yusuf Cultural Center itu memiliki ruang pertemuan hingga area untuk kuliner. Kementerian Kebudayaan pun akan melakukan kerja sama soal ini dengan Kementerian Luar Negeri.

"Syekh Yusuf Cultural Center ini bisa menjadi sebuah etalase, museum, tempat pertemuan, termasuk ada memperkenalkan kuliner Indonesia dan lain-lain. Jadi ini akan bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri," tuturnya.

2,7 juta orang Indonesia di Afsel

Fadli Zon mengungkap peringatan 400 tahun Syekh Yusuf akan jatuh pada tahun ini. Syekh Yusuf merupakan tokoh yang menyebarkan agama Islam ke Cape Town, Afrika Selatan.

Dia menjelaskan sosok Syekh Yusuf menjadi salah satu simbol berkembangnya diaspora keturunan Indonesia di Cape Town yang disebut sebagai Cape Malay.

“Syekh Yusuf ini adalah seorang tokoh yang dibuang ke Cape Town dan di sana kemudian menyebarkan Islam di Cape Town dan juga menjadi salah satu simbol berkembangnya diaspora keturunan Indonesia di Cape Town yang disebut sebagai Cape Malay," jelas dia.

Ia menambahkan, jumlah penduduk di Cape Malay kini sudah mencapai jutaan orang. "Menurut Menteri Kebudayaan Afrika Selatan, keturunan Indonesia yang ada di Afrika Selatan itu jumlahnya sekitar sekarang ini 2,7 juta," terangnya.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

RK
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.