Timnas Basket Putri 3x3 tampil bersinar hingga menambah torehan emas dalam raihan medali SEA Games 2025. Menariknya, sebagian besar dari mereka adalah jebolan Developmental Basketball League alias DBL.
Senyum bangga terpancar dari wajah para Pemain Timnas Basket 3x3 Putri Indonesia pada Kamis (11/12/2025). Mereka baru saja meraih medali emas di SEA Games 2025.
Indonesia memboyong emas setelah mengalahkan menundukkan tuan rumah Thailand di partai final. Bermain di di Stadion Nimibutr, Bangkok, dalam laga yang penuh ketegangan, Indonesia menang dengan skor tipis 20-18.
Pemain yang memperkuat Indonesia adalah Evelyn Fiyo, Dewa Ayu Made Sriartha, Agustin Elya Gradita, dan Kimberley Pierre-Louis. Ternyata, dari empat pemain tersebut dulunya bermain di DBL.

Dari DBL ke Panggung SEA Games 2025
Nama DBL tentu tidak asing di telinga para pencinta basket Indonesia. Turnamen basket yang mempertemukan SMA-SMA di berbagai daerah di Indonesia itu dikenal sebagai tempatnya para pebasket belia unjuk gigi dan mengembangkan dirinya.
Dari DBL pula Indonesia memetik hasil manis berupa hadirnya para pemain dari turnamen tersebut yang kini mewakili negeri ini di kancah internasional. Khusus di Timnas Basket 3x3 Putri Indonesia yang meraih emas SEA Games 2025, Evelyn, Dewa Ayu, dan Agustin tercatat sebagai alumni DBL. Bersama Kimberley yang merupakan pemain naturalisasi, keempatnya mengharumkan nama bangsa.
Sejak masih bermain di DBL, Evelyn, Dewa Ayu, dan Agustin sudah menunjukkan talenta yang menonjol. Evelyn yang merupakan lulusan SMA Nation Star Academy Surabaya misalnya, pernah masuk skuad DBL Indonesia All-Star 2019 dan 2022. Kemudian Dewa Ayu pernah jadi bagian dari skuad DBL Indonesia All-Star 2015 saat masih bersekolah di SMAN 1 Gianyar, sementara itu Agustin yang saat di DBL membela SMAN 1 Sekayu tercatat sebagai anggota skuad DBL Indonesia All-Star 2011.
Meski punya modal talenta dan pengalaman kompetitif sejak di DBL, perjalanan ketiganya di ajang sekelas SEA Games 2025 tentu tidak mudah. Kendati demikian, penampilan Indonesia memang patut diacungi jempol. Selama perhelatan SEA Games 2025, Timnas basket 3x3 putri tidak pernah tersentuh kekalahan. Di laga pembuka, mereka melibas Filipina 21-15, dan kemudian mengungguli Malaysia dengan skor 19-10. Bahkan, di babak semifinal, skuad asuhan Fandi Andika Ramadhani harus berjuang keras hingga babak overtime sebelum berhasil menghentikan langkah juara bertahan Vietnam dengan skor 20-18.
Pertarungan sengit terjadi di laga final antara Indonesia melawan Thailand. Sempat unggul tiga poin, Timnas Indonesia sempat tertinggal sebelum kembali mendominasi. Berkat keunggulan para pemain Indonesia di paint area, tim Merah Putih kembali memimpin, bahkan sempat unggul jauh 20-14. Meskipun Thailand sempat berusaha bangkit lewat dua kali tembakan jauh yang membuat skor menipis menjadi 18-20, Indonesia mampu mempertahankan keunggulan dua poin ini hingga waktu pertandingan berakhir.
Sejarah Baru Timnas Basket Putri 3x3 di SEA Games 2025
Keberhasilan Timnas Basket Putri 3x3 meraih emas kemarin bisa dibilang sungguh spesial. Sebab, ini adalah pertama kalinya Indonesia menjad yang terbaik di cabor bola basket 3x3 putri di SEA Games.
Ya, sebelumnya Indonesia memang belum pernah meraih medali emas di cabor bola basket 3x3 putri. Dalam perebutan medali SEA Games edisi sebelum-sebelumnya, Indonesia selalu harus merelakan jatuhnya emas ke tangan para pesaingnya.
Di SEA Games 2019, emas direbut oleh Filipina, kemudian pada 2021 dan 2023, secara beruntun Thailand dan Vietnam bergantian juga mendapat emas. Sementara itu, Indonesia paling mentok hanya mendapatkan perunggu, pada tahun 2021 dan 2023.
Dengan sejarah baru yang tercipta, akankah nantinya akan hadir lagi pahlawan-pahlawan basket baru dari DBL? Kita nantikan saja!
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


