nama alat laboratorium dan fungsinya - News | Good News From Indonesia 2025

17 Nama Alat Laboratorium dan Fungsinya, Pelajar dan Praktisi Harus Tahu

17 Nama Alat Laboratorium dan Fungsinya, Pelajar dan Praktisi Harus Tahu
images info

17 Nama Alat Laboratorium dan Fungsinya, Pelajar dan Praktisi Harus Tahu


Mengetahui nama alat laboratorium dan fungsinya merupakan hal dasar namun penting bagi siapa pun yang ingin atau sedang belajar sains. Baik untuk kalangan pelajar di tingkat SMP, SMA, perguruan tinggi, atau bahkan kategori profesional, penguasaan alat-alat lab sangat membantu dalam memahami prosedur eksperimen.

Untuk membantu Kawan dalam mendapatkan referensi cepat namun akurat mengenai macam-macam alat laboratorium, pada artikel kali ini akan diuraikan alat-alat laboratorium yang paling umum digunakan. Agar mudah dipelajari, alat-alat laboratorium ini akan dikelompokkan berdasarkan fungsinya. 

Nama Alat-alat Laboratorium Berbentuk Alat Gelas (Glassware)

Alat gelas merupakan perlengkapan utama di setiap laboratorium, terutama pada kegiatan praktikum kimia dan biologi. Disebut alat gelas (glassware) karena sebagian besar terbuat dari gelas, khususnya borosilikat yang memiliki sifat tahan panas, tidak bereaksi dengan bahan kimia, dan mudah dibersihkan. Berikut beberapa alat gelas yang paling umum digunakan pada eksperimen di laboratorium:

Beker (Beaker)

gelas beker atau beaker glass - nama alat-alat laboratorium
info gambar

gambar gelas beker | Photo by MART PRODUCTION


Beker merupakan wadah berbentuk silinder dengan bagian dasar yang datar dan cor di tepi atas. Alat laboratorium ini digunakan untuk menampung, mencampur, atau memanaskan larutan. Volume yang tertera bersifat perkiraan, bukan pengukuran presisi.

Erlenmeyer (Erlenmeyer Flask)

gambar Erlenmeyer Flask - nama alat-alat laboratorium
info gambar

gambar Erlenmeyer Flask | Photo by Ivan S


Erlenmeyer merupakan wadah berbentuk kerucut dengan leher sempit. Glassware ini ideal untuk mencampur larutan tanpa mudah tumpah, serta sering digunakan pada proses pemanasan atau titrasi.

Gelas Ukur (Measuring Cylinder)

Gelas ukur merupakan alat gelas berbentuk tabung berskala dengan alas datar. Alat ini berfungsi untuk mengukur volume cairan dalam tingkat ketelitian sedang. Pada praktiknya, gelas ukur umumnya digunakan saat menyiapkan volume perkiraan sebelum pengukuran presisi dilakukan dengan alat lain.

Buret (Burette)

Buret merupakan tabung panjang berskala dengan kran di ujung bawahnya. Buret terbuat dari kaca borosilikat dan digunakan untuk meneteskan larutan secara terukur, terutama pada titrasi. Alat lab yang satu ini termasuk alat gelas sekaligus alat ukur presisi.

Pipet Volume (Volumetric Pipette)

Pipet volume merupakan pipet berbentuk tabung panjang dengan satu tanda batas. Pipet volume digunakan untuk mengambil satu volume tertentu secara akurat. Meskipun merupakan alat ukur presisi, ia juga dikategorikan sebagai alat gelas karena material utamanya adalah kaca.

Pipet Ukur (Graduated Pipette)

Pipet ukur merupakan pipet berskala yang memungkinkan pengambilan beberapa volume berbeda. Alat ini berbahan kaca dan digunakan untuk pengukuran volume menengah dalam eksperimen.

Labu Ukur (Volumetric Flask)

Labu ukur juga merupakan alat ukur presisi yang juga masuk kategori glassware. Labu ukur digunakan untuk membuat larutan dengan volume tertentu secara sangat akurat. Ciri khasnya adalah leher panjang dengan satu garis kalibrasi sebagai batas volume.

Tabung Reaksi (Test Tube)

Tabung reaksi merupakan alat kecil berbentuk silinder yang digunakan untuk menampung, mencampur, atau memanaskan sampel dalam jumlah sedikit. Tabung reaksi biasanya disimpan menggunakan rak khusus agar tetap tegak dan aman saat digunakan.

Nama Alat-alat Laboratorium Kategori Alat Pemanas & Pengukur Suhu

Beberapa eksperimen di laboratorium memerlukan proses pemanasan bahan atau pengamatan suhu pada kondisi tertentu. Untuk itu, digunakan beberapa alat utama seperti:

Pembakar Bunsen (Bunsen Burner)

Alat ini berfungsi memanaskan zat padat atau cair menggunakan nyala api dari gas. Dalam praktiknya, pembakar Bunsen sering digunakan bersama tripod dan kasa logam agar panas menyebar merata ke seluruh permukaan wadah.

Hot Plate (Pemanas Listrik)

Hot plate digunakan sebagai alternatif pemanas tanpa api. Hot plate lebih aman untuk bahan kimia yang mudah terbakar karena memanfaatkan panas dari elemen listrik, bukan dari nyala api langsung.

Termometer Laboratorium

Termometer laboratorium berfungsi untuk mengukur suhu cairan atau reaksi kimia selama percobaan. Umumnya terbuat dari kaca dengan isi merkuri atau alkohol berwarna yang akan naik turun sesuai perubahan suhu.

Nama Alat-alat Laboratorium Kategori Alat Pengukur Volume Akurat

Untuk mendapatkan hasil pengukuran volume cairan yang presisi, laboratorium menggunakan alat khusus dengan tingkat ketelitian tinggi. Alat-alat ini digunakan terutama dalam analisis kuantitatif dan pembuatan larutan standar.

Seperti yang telah disebutkan, beberapa glassware termasuk juga dalam kategori alat pengukur volume akurat. Alat-alat ini juga memiliki perbandingan terkait akurasi dan perbedaan fungsi. Berikut rinciannya:

Nama Alat

Fungsi Utama

Perbedaan Spesifik / Kelebihan

Material Umum

Pipet Volume (Volumetric Pipette)

Mengambil dan memindahkan volume cairan dengan ketelitian sangat tinggi (biasanya hanya satu volume tetap, misalnya 10 mL).

Volume tetap dan paling akurat di antara pipet lain; digunakan untuk analisis kuantitatif seperti pembuatan larutan standar.

Gelas borosilikat

Pipet Ukur (Graduated Pipette)

Mengambil berbagai volume cairan dalam rentang tertentu, dengan ketelitian menengah.

Memiliki skala bertingkat, fleksibel untuk berbagai volume, tapi kurang presisi dibanding pipet volume.

Gelas atau plastik polipropilena

Buret (Burette)

Meneteskan larutan secara perlahan dan terukur pada proses titrasi.

Dapat mengatur volume cairan yang keluar secara presisi, cocok untuk menentukan titik ekivalen dalam titrasi.

Gelas borosilikat dengan keran kaca atau teflon

Labu Ukur (Volumetric Flask)

Menyiapkan larutan dengan volume sangat tepat sesuai tanda batas.

Digunakan untuk standarisasi larutan dan pengenceran akurat namun tidak digunakan untuk pengukuran variabel.

Gelas borosilikat

Nama Alat-alat Laboratorium Kategori Alat Penimbangan & Pengukuran Massa

Dalam berbagai eksperimen, akurasi pengukuran massa bahan sangat penting agar hasil yang didapat bisa dipercaya. Oleh karena itu, untuk menentukan massa zat padat atau padatan terlarut, digunakan alat berikut:

Neraca Analitik (Analytical Balance)

Neraca Analitik digunakan untuk menimbang zat padat dengan tingkat ketelitian sangat tinggi, bahkan hingga empat angka di belakang koma. Alat ini biasanya diletakkan di permukaan datar dan tertutup kaca untuk mencegah gangguan udara yang dapat mempengaruhi hasil timbangan.

Spatula atau Sendok Laboratorium

Spatula berfungsi untuk memindahkan bahan kimia padat dari wadah ke neraca atau tempat lain tanpa menyentuhnya langsung. Spatula untuk lab umumnya terbuat dari logam tahan karat atau plastik khusus laboratorium agar tidak bereaksi dengan bahan kimia.

Nama Alat-alat Laboratorium Kategori Alat Pendukung & Keamanan

Selain alat utama untuk mengukur, memanaskan, atau menimbang, laboratorium juga dilengkapi berbagai perlengkapan pendukung untuk menjaga keamanan selama praktikum. Beberapa di antaranya adalah:

Rak Tabung Reaksi (Test Tube Rack)

Sesuai namanya, rak tabung reaksi digunakan untuk menempatkan tabung reaksi agar tetap tegak dan tidak mudah tumpah saat percobaan berlangsung. Rak ini biasanya terbuat dari kayu, logam, atau plastik tahan panas.

Kaca Arloji (Watch Glass)

Kaca arloji memiliki bentuk cekung seperti piring kecil dan terbuat dari kaca bening yang tahan panas. Alat ini berfungsi untuk menampung sampel padat dalam jumlah kecil, menutup wadah, atau menguapkan larutan di bawah sinar matahari. 

Kabinet Asam (Fume Hood)

Kabinet asam merupakan alat keselamatan yang digunakan untuk bekerja dengan bahan kimia beracun atau mudah menguap. Kabinet asam dilengkapi sistem ventilasi yang menyedot uap berbahaya agar tidak terhirup pengguna.

Sarung Tangan Laboratorium (Lab Gloves)

Sarung tangan laboratorium digunakan untuk melindungi tangan dari bahan kimia korosif, panas, atau benda tajam. Sarung tangan ini tersedia dalam berbagai material seperti lateks, nitril, atau karet, tergantung kebutuhan eksperimen.

Mengenal alat-alat laboratorium dan fungsinya membantu pelajar dan praktisi bekerja lebih aman dan efisien. Dengan memahami fungsi tiap alat secara tepat, Kawan dapat melakukan eksperimen dengan hasil yang lebih akurat.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

RW
MS
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.