Harjo Lestari Farm adalah salah satu tempat peternakan yang berada di Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember. Kawasan ternak yang berjarak 17 meter dari Titik Nol Jember itu, tak hanya menyuguhkan keindahan tetapi juga sebagai sarana edukasi.
Artikel ini berdasarkan pada pengalaman penulis secara langsung ketika berkunjung beberapa bulan lalu. Kawan GNFI tak perlu khawatir untuk menuju ke sana karena rute lokasinya sudah ada di Maps. Jadi bisa mengukur jarak dan waktu tempuh mana, rute terdekat dari titik awal kalian.
Saat menginjakkan kaki di sana, kalian akan melihat tempat kupon yang berada tepat di depan lokasi ini. Di mana untuk satu orang dikenakan tarif sebesar Rp16.000 saja yang nantinya dapat ditukarkan dengan dua botol susu kambing yang memiliki berbagai varian rasa, seperti vanilla, melon, strawberry, bubble gum dan banyak lagi.
Nah, kalau sudah dapat kupon, Kawan GNFI langsung bisa menuju ke area dalam Harjo Lestari Farm. Terkait dengan jam kunjungan, tempat ini dibuka mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan 16.00 WIB setiap hari.

Produk Susu Kambing di Harjo Lestari | Dokumentasi Pribadi
Suguhan di Harjo Lestari Farm
Terlebih dahulu, kalian akan melewati tempat peternakan kambing dan domba di sisi kanan dan kiri jalan. Peternakan ini dihimpun secara bersama oleh masyarakat yang ada di sana. Tidak hanya merawat ternak, tetapi juga sebagai sarana pengembangan ternak seperti tempat kawin dan pusat penjualan.
Seperti yang diwartakan langsung dari dari akun Tiktok harjolestarifarm, salah satu pengelolanya mengatakan bahwa tempat itu sebenarnya bukan destinasi wisata akan tetapi sebagai tempat belajar bagi peternak untuk belajar. Namun tentu saja, tempat ini terbuka bagi siapapun yang ingin berkunjung dengan syarat dikenakan kupon yang wajib ditebus untuk membeli susu kambing.
“Domba yang ada di sini adalah somba Suffolk yang diimpor dari Australia secara langsung. Tujuannya yakni untuk keperluan pengembang biakan dengan kualitas asli dari genetik terbaik, yang nantinya digunakan dalam meningkatkan karakteristik persilangan,” ujar Huda selaku salah satu penggiat berdirinya Harjo Lestari Farm, sebagaimana dilansir dari Tadatodays.
Di Harjo Lestari, ternyata tak hanya ada kambing dan domba saja, akan tetapi juga ada ayam, bebek, angsa dan ikan. Setelah melewati tempat ternak kambing, maka Kawan GNFI akan disuguhkan dengan jalan yang tepiannya terdapat kolam ikan dengan berbagai ikan yang ada di sana.
Selain itu tak hanya hewan ternak saja, melainkan juga berbagai macam tanaman pertanian dan tanaman hias. Pohon jeruk, pohon kelapa, cabai dan beberapa tanaman buah lainnya. Selanjutnya seperti agelonia, miana merah, kencana ungu, wedelia/bunga seruni (atau dikenal sebagai bunga matahari kecil) juga turut menghiasi kawasan itu.
Bentangan Alam yang Memukau
Selama berada di sana, mata penulis sungguh berbinar-binar. Selain karena bisa healing sambil belajar di lereng Pegunungan Argopuro, juga dapat banyak foto dengan spot yang indah. Di sana, didirikan beberapa bangunan bercirikan Eropa. Jadi cocok banget buat kalian yang ingin memiliki foto sinematik dan estetik kekinian.
Meski menyuguhkan beberapa kelebihan di atas, penulis juga ingin mengungkapkan beberapa fasilitas yang belum ada di sana. Bahwasannya masih minim sekali tempat duduk dan menu yang ada di kafe yang masih sedikit sekali.
Hal ini dimungkinkan karena memang belum resmi sebagai tempat destinasi wisata. Namun demikian, sampai saat ini semakin banyak pengunjung yang berdatangan ke sana, terutama karena suasananya yang masih sangat asri dengan hembusan angin sepoi-sepoi dan pemandangan hijau yang memanjakan mata.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


