pasca ketegangan thailand kamboja bali punya peluang besar jadi destinasi wisata utama di asia tenggara - News | Good News From Indonesia 2025

Pasca Ketegangan Thailand-Kamboja, Bali Punya Peluang Besar Jadi Destinasi Wisata Utama di Asia Tenggara

Pasca Ketegangan Thailand-Kamboja, Bali Punya Peluang Besar Jadi Destinasi Wisata Utama di Asia Tenggara
images info

Pasca Ketegangan Thailand-Kamboja, Bali Punya Peluang Besar Jadi Destinasi Wisata Utama di Asia Tenggara


 

 

Ketegangan di perbatasan Thailand dan Kamboja beberapa waktu terakhir memicu kekhawatiran bagi sektor pariwisata di kawasan tersebut. Bagi wisatawan mancanegara, terutama dari Eropa, keamanan menjadi faktor penting dalam menentukan tujuan perjalanan.

Perubahan situasi ini membuat mereka mulai melirik destinasi lain di Asia yang dinilai sedang stabil.

Bali pun jadi destinasi wisata yang dilirik wisatawan mancanegara. Reputasinya sebagai destinasi kelas dunia dengan kombinasi budaya, alam, dan berbagai layanan pariwisatanya menempatkan pulau ini di posisi strategis untuk menarik minat wisatawan internasional.

 

Perubahan Tujuan Pariwisata Dunia

Pengamat pariwisata Bali, I Made Mendra Astawa, menilai fenomena pergeseran arus wisata seperti ini bukan hal baru. Ia mencontohkan saat ketegangan Iran–Israel memengaruhi penerbangan Eropa ke Asia, wisatawan pun mencari rute dan tujuan alternatif.

“Bila perang ini berkelanjutan maka wisatawan Eropa bisa berkurang ke negara yang terdampak. Mereka akan mencari destinasi pengganti dan Bali punya peluang di situ,” ujar Mendra.

Meski tahun ini kunjungan ke Bali belum optimal akibat faktor politik dan ekonomi global, ia percaya potensi pertumbuhan tetap besar jika wisatawan memilih jalur dan destinasi yang aman.

 

Keunikan Bali Sulit Tergantikan

Bagi Mendra, kekuatan utama Bali terletak pada budayanya yang hidup dan autentik. Pulau ini dikenal sebagai “Pulau Seribu Pura” dengan beragam upacara adat dan festival yang digelar sepanjang tahun.

“Daya tariknya seakan tak pernah habis. Mulai dari upacara pura hingga festival budaya, semuanya memberi nilai holistik tersendiri, khususnya di mata wisatawan Eropa,” kata Mendra.

Selain budaya, Bali menawarkan keindahan alam yang lengkap. Dari pantai yang saat ini populer seperti di Nusa Penida, berbagai air terjun yang masih belum banyak dijamah, hingga jalur pendakian seperti Gunung Agung dan Gunung Batur. 

Berbagai daya tarik seperti laut, pegunungan, dan danau ini diperkuat dengan fasilitas wellness kelas dunia pun membuat Bali menjadi pilihan berbagai wisatawan mancanegara dengan minat wisata yang berbeda-beda.

 

Tren Kunjungan dan Persaingan di ASEAN

Mendra menyebutkan adanya kenaikan kunjungan wisatawan dari Australia, Eropa, dan India, ditambah pasar domestik yang kembali bergerak. Mendra memprediksi tren ini akan terus berlanjut hingga September.

Namun, ia mengingatkan bahwa persaingan destinasi di ASEAN semakin ketat.

Tapi, jarak yang cukup jauh dari Eropa memang membuat biaya perjalanan ke Bali relatif tinggi, tetapi kualitas yang ditawarkan sepadan.

Situasi pasca perang Thailand–Kamboja memberi peluang bagi Bali untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi yang bisa jadi opsi para wisman yang ingin menjelajahi Asia Tenggara.

Dengan budaya yang kaya, alam yang beragam, serta layanan berstandar internasional, Bali tidak hanya menjadi alternatif sementara. Pulau ini adalah tujuan utama yang selalu siap memberi pengalaman bak “rumah kedua” bagi para pelancong dari berbagai belahan dunia.

“Bali menawarkan harga yang cukup terjangkau untuk kualitas yang didapat. Dari restoran berbagai cita rasa hingga amenitas lengkap, semuanya tersedia,” jelas Mendra.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.