Proses belajar praktik langsung di sekolah dasar adalah pendekatan dalam pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan yang memungkinkan siswa mengalami konsep dan keterampilan secara nyata.
Ini dapat berupa eksperimen, latihan atau proyek yang melibatkan alat bantu benda dan alat yang dapat menumbuhkan pembelajaran yang menyenangkan. Hal ini sebagai sebuah langkah dalam pengembangan kemampuan dan keterampilan siswa sejak dini.
Kamis, 24 Juli 2025 mahasiswa KKN-PMD UNRAM - Aksi Dara Kunci dengan Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Dwi Putra Buana Sakti S.E., M.M telah sukses melaksanakan workshop kerajinan 3D dari limbah kulit kerang untuk mendorong kreativitas dan pembelajaran mendalam( deep learning) di tingkat di sekolah dasar.
Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 1 Dara Kunci dan berhasil menarik minat adik-adik untuk membuat kerajinan yang tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga mendorong siswa untuk berpikir inovatif, kreatif, dan kolaboratif.
Workshop ini juga menjadi bentuk pembelajaran yang menyenangkan (joyful learning) dengan mengolah limbah kulit kerang—yang semula dianggap tidak bernilai—menjadi kerajinan yang memiliki nilai estetika dan ekonomis tinggi.
Program ini diprakarsai oleh Muhamad Rizal Abidin dan Eca Elsya Meilieana sebagai penanggung jawab kegiatan (PIC). Program ini menjadi salah satu inisiatif pemanfaatan potensi limbah berfokus pada pemanfaatan sumber daya alam pesisir lokal dengan pendekatan ramah lingkungan.
Kegiatan program ini diawali dengan pengenalan potensi-potensi pesisir yang ingin dimanfaatkan di Desa Dara Kunci. Pemanfaatan limbah kulit kerang ini diangkat karena limbah kulit kerang dengan mudah dapat ditemui dari hasil sisa konsumi masyarakat sekitar pesisir yang seringkali dibuang.
Pembuatan karya dari limbah kulit kerang ini terbilang cukup rumit dan memerlukan keterampilan dan ketekunan, sehingga mempunyai nilai secara estetika dan ekonomis yang cukup tinggi.
Selama workshop, seluruh siswa terlibat aktif dan diajak langsung mempraktikan pembuatan kerajinan dengan teknik kolase yaitu metode merekatkan material ke bidang datar untuk menciptakan tekstur dan visual yang menarik.
Tahapan pembuatan karya ini dimulai dari penyiapan bingkai dan penaburan pasir putih sebagai latar, kemudian proses pengeringan latar, dilanjutkan dengan pembuatan sketsa dari kertas, pemotongan sketsa, hingga penggabungan dan penempelan bahan kulit kerang menjadi satu kesatuan karya seni yang baru dan unik.
Teknik kolase ini mememberikan kebebasan berekspresi pada siswa dan menumbuhkan kreativitas, fokus, keterampilan motorik, kemampuan bersisialisasi dan imajinasi.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Sekolah SDN 1 Dara Kunci yaitu Bapak Muhsin S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih yang mendalam atas inisiatif mahasiswa KKN -PMD UNRAM dalam mengadakan kegiatan yang bersifat edukatif, inovatif dan kreatif di lingkumgan sekolah.
Kegiatan seperti ini yang diharapkan dibawa oleh mahasiswa-mahasiswi yang melaksanakan KKN yang membawa angin segar adalam proses mengembangkan kemampuan dan keterampilan siswa.
Pernyataan tersebut mencerminkan harapan bahwa kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa dan masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, serta mampu berinovasi dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam sekitar.
Proses dalam pembuatan karya seni ini tidak hanya memberikan keterampilan baru kepada peserta, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang menjanjikan yang potensial untuk dikembangkan menjadi produk kreatif. Dengan demikian, program ini tidak hanya berfokus pada aspek pendidikan dan lingkungan,tetapi juga pada aspek ekonomi kreatif.
Kegiatan workshop ini diakhiri dengan pembagian hadiah kepada juara 1, 2, dan 3 berdasarkan hasil karya terbaik dengan indikator penilaian meliputi kreativitas, keindahan, dan kerapian.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, pembelajaran deep learning dan joyful learning dapat terus dikembangkan dan diterapkan oleh siswa, bahkan dilanjutkan secara mandiri di kemudian hari diruang lingkup yang lebih besar seperti di tengah-tengah masyarakat dan tentu harapannya dapat menumbuhkan kepekaan dalam memanfaatkan potensi lokal yang ada dilingkungan kita.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


