5 makanan khas papua yang terbuat dari ikan - News | Good News From Indonesia 2025

Tak Hanya Kuah Kuning, Ini 4 Olahan Ikan Khas Papua yang Patut Dicoba

Tak Hanya Kuah Kuning, Ini 4 Olahan Ikan Khas Papua yang Patut Dicoba
images info

PIXABAY/Garten-gg


Papua memiliki perairan yang kaya akan sumber daya laut. Makanan dengan olahan ikan dapat dengan mudah Kawan temui di Papua. Ikan kuah kuning misalnya, ikan yang dimasak dengan beragam rempah dan disantap dengan papeda ini memiliki rasa yang segar.

Namun, makanan Papua yang terbuat dari olahan ikan bukan hanya ikan kuah kuning saja. Selain ikan kuah kuning, ada beberapa makanan lain yang terbuat dari ikan yang dapat Kawan GNFI cicipi.

Berikut beberapa makanan Papua dengan olahan ikan yang wajib Kawan GNFI coba saat mengunjungi Papua.

4 Olahan Ikan Khas Papua

Ikan Bakar Manokwari

Ikan Bakar | Flickr | Ridho Nur Imansyah
info gambar

Ikan Bakar | Flickr | Ridho Nur Imansyah


Seperti namanya, ikan bakar khas Manokwari ini mempunya ciri khas bumbu rempah-rempah dan dimasak di atas bara api yang membuat rasanya gurih, pedas, dan memiliki aroma khas bakaran.

Bahan utama dari hidangan ini adalah ikan segar yang berasal dari perairan Papua Barat. Biasanya Ikan yang dipakai adalah ikan tuna atau kerapu kemudian dibaluri bumbu rempah yang sudah dihaluskan yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, dan perasan jeruk nipis.

Ikan bakar Manokwari biasanya disajikan dalam acara-acara khusus, seperti acara keluarga, perayaan budaya, dan acara adat di masyarakat Papua Barat. Karena kelezatannya, masakan ini menjadi salah satu makan khas yang dapat Kawan GNFI temui di Papua.

baca juga

Ikan Bungkus

Ikan bungkus merupakan salah satu hidangan khas Papua yang sekilas terlihat seperti pada pepes ikan dari Jawa. Keduanya sama-sama menggunakan ikan yang dibumbui kemudian dibungkus sebelum dimasak. 

Bahan utamanya berupa ikan segar yang dibumbui dengan rempah, kemudian dibungkus menggunakan daun pisang. Selain sebagai pembungkus, daun pisang membantu menjaga ikan tetap lembut selama proses pemanggangan sekaligus memberikan aroma yang khas.

Ikan yang digunakan biasanya berasal dari perairan Papua. Setelah dibumbui dan dibungkus, ikan kemudian dipanggang hingga matang dan bumbunya meresap ke dalam daging. 

Ikan bungkus tidak hanya dapat dinikmati sebagai hidangan sehari-hari. Sajian ini juga dihidangkan dalam acara adat atau perayaan tertentu.

Aunu Senebre

Meski jarang terdengar, aunu senebre adalah kuliner khas Papua yang mudah ditemukan didaerah asalnya. 

Berbeda dari hidangan Papua yang menggunakan ikan sebagai bahan utama, aunu senebre memadukan ikan teri dengan nasi dan kelapa parut. Perpaduan bahan sederhana ini menghasilkan cita rasa gurih dengan tekstur yang ringan. 

Untuk membuat aunu senebre, Kawan dapat menggoreng ikan teri nasi. Kemudian, ikan tersebut dicampur dengan parutan kelapa dan irisan daun talas, lalu dikukus.

Meski terlihat sederhana, sajian ini terkenal lezat dan dikenal memiliki banyak manfaat, seperti lemak baik omega 3 yang baik untuk otak.

Karena bahan dan pengolahannya sederhana, aunu senebre dapat menjadi hidangan untuk santapan sehari-hari, meskipun juga dapat disajikan dalam acara adat tertentu. 

baca juga

Ikan Bakar Batu

Proses Bakar Batu | Wikimedia Commons | Wahyudinkat
info gambar

Proses Bakar Batu | Wikimedia Commons | Wahyudinkat


Ikan bakar mungkin mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Namun, Papua punya cara tersendiri dalam mengolah hidangan ini, salah satunya melalui ikan bakar batu. Keunikannya terletak pada cara memasaknya yang menggunakan batu panas.

Proses memasaknya dilakukan dengan menggali lubang di dalam tanah. Kayu bakar dan batukarang kemudian dimasukkan ke dalam lubang untuk dipanaskan. Setelah batu cukup panas, ikan diletakkan di dalam lubang dan ditutup menggunakan daun pisang. Panas dari batu dan bara kemudian mematangkan ikan secara perlahan.

Hasilnya, ikan bakar batu memiliki cita rasa gurih dengan aroma yang sedikit menyerupai ikan asap.

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

MA
KG
AJ
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.