tahukah kamu timor leste bisa ke eropa tanpa visa tapi terbatas di asean - News | Good News From Indonesia 2025

Tahukah Kamu? Timor Leste Bisa ke Eropa Tanpa Visa, tapi Terbatas di ASEAN

Tahukah Kamu? Timor Leste Bisa ke Eropa Tanpa Visa, tapi Terbatas di ASEAN
images info

Tahukah Kamu? Timor Leste Bisa ke Eropa Tanpa Visa, tapi Terbatas di ASEAN


Pernahkah kamu berpikir betapa membingungkannya aturan visa? Hal-hal yang seharusnya sederhana sering kali menjadi sangat rumit.

Ambil contoh Timor-Leste, sebuah negara kecil di Asia Tenggara. Warganya dapat bepergian tanpa visa ke negara-negara Schengen, tetapi justru tidak menikmati kebebasan perjalanan yang sama di kawasan Asia Tenggara.

Menariknya, Timor-Leste adalah salah satu dari sedikit negara di Asia Tenggara yang mendapatkan akses bebas visa ke Schengen, sementara negara-negara Asia Tenggara lainnya tidak.

Kebebasan Bepergian ke Schengen

Pada 26 Mei 2015, Uni Eropa dan Timor-Leste menandatangani perjanjian bebas visa untuk kunjungan singkat. Berdasarkan perjanjian ini, warga Timor-Leste dapat bepergian tanpa visa ke Wilayah Schengen selama maksimal 90 hari dalam periode 180 hari.

Keistimewaan ini berlaku bagi pemegang paspor biasa, diplomatik, dinas/resmi, atau khusus yang masih berlaku. Baik untuk tujuan pariwisata, kunjungan keluarga, kegiatan ilmiah, maupun bisnis, aturan bebas visa ini memberikan kemudahan yang signifikan—kecuali bagi mereka yang bepergian untuk bekerja atau mendapatkan penghasilan.

Selain Timor-Leste, tiga negara Asia Tenggara lainnya—Brunei, Malaysia, dan Singapura—juga menikmati akses bebas visa ke negara-negara Schengen. Pemegang paspor dari negara-negara ini dapat memasuki kawasan Schengen tanpa visa untuk kunjungan singkat hingga 90 hari dalam periode 180 hari.

Bebas Visa ke Schengen, tapi Tidak ke ASEAN

Warga Timor-Leste masih menghadapi berbagai pembatasan saat bepergian ke negara-negara Asia Tenggara. Salah satu penyebab utamanya adalah status Timor-Leste yang belum sepenuhnya menjadi anggota ASEAN. Hal ini membatasi akses mereka terhadap perjalanan bebas visa di kawasan tersebut.

Saat ini, Timor-Leste menikmati akses bebas visa ke beberapa negara ASEAN, termasuk Indonesia, Kamboja, Singapura, Laos, dan Malaysia. Namun, untuk bepergian ke Filipina, Thailand, dan Brunei Darussalam, bebas visa hanya diberikan bagi pemegang visa diplomatik atau visa kerja.

Perlu dicatat bahwa perjanjian bebas visa Timor-Leste dengan Laos baru ditandatangani pada Desember 2024.

Di sisi lain, Timor-Leste masih belum mendapatkan akses bebas visa ke Myanmar dan Vietnam, yang menunjukkan tantangan besar dalam mewujudkan perjalanan lintas batas yang lebih mudah di kawasan ASEAN.

Sebagai konteks, ASEAN Framework Agreement on Visa Exemption, yang diadopsi pada 2016, memungkinkan warga negara anggota ASEAN bepergian tanpa visa ke negara anggota lainnya.

Di bawah perjanjian ini, pemegang paspor nasional yang sah dapat mengunjungi negara-negara ASEAN selama 14 hingga 30 hari, tergantung pada kebijakan masing-masing negara, dengan ketentuan kunjungan hanya untuk tujuan wisata atau perjalanan singkat lainnya.

Namun, bagi Timor-Leste, memperoleh akses bebas visa bukanlah hal yang mudah. Karena tidak secara otomatis difasilitasi oleh ASEAN, Timor-Leste harus menempuh jalur sendiri dengan menjalin perjanjian bebas visa bilateral dengan negara-negara ASEAN, yang memerlukan upaya diplomasi dan negosiasi yang lebih intensif.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Diandra Paramitha lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Diandra Paramitha.

DP
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.