ayam panggang bangi kuliner kediri pedas nikmat bikin nagih - News | Good News From Indonesia 2025

Ayam Panggang Bangi Kuliner Wajib Kediri, Pedas Nikmat Bikin Nagih

Ayam Panggang Bangi Kuliner Wajib Kediri, Pedas Nikmat Bikin Nagih
images info

Ayam Panggang Bangi Kuliner Wajib Kediri, Pedas Nikmat Bikin Nagih


Jawa Timur punya daftar panjang nama-nama makanan dan minuman khas yang mirip maupun berbeda dengan menu-menu di wilayah lain di Pulau Jawa.

Ayam Panggang Bangi Kediri masuk dalam pilihan untuk disantap bersama kuliner lokal lainnya seperti rujak cingur, tahu tek, nasi krawu, lontong balap, soto Lamongan, dan pecel Madiun.

Jika Kawan dalam perjalanan ke Jawa Timur, jangan lupa untuk mencicipi Ayam Panggang Bangi Kediri. Sajian olahan ayam dengan sensasi pedas nikmat ini, akan bikinnagih.

Apa Itu Ayam Panggang Bangi Kediri?

Ayam Panggang Bangi Kediri adalah kuliner unik asal Jawa Timur yang memadukan ayam panggang, bumbu khas, dan rasa pedas yang disukai oleh banyak pencinta kuliner Indonesia.

Nama ayam panggang yang mendatangkan banyak wisatawan ini merujuk pada daerah asalnya, yakni Dusun Bangi, Desa Woromarto, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Olahan ayam yang mengundang selera para pencinta kuliner yang dirintis oleh Kasiono ini telah eksis lebih dari 40 tahun. Kini usaha ini diwariskan kepada generasi kedua, yakni anak dan menantu dengan cita rasa yang terjaga.

baca juga

Apa Istimewanya Ayam Panggang Bangi Kediri?

Beberapa komponen menjadikan Ayam Panggang Bangi legendaris asal Kediri ini istimewa, seperti sajian daging ayam kampung dengan rentang usia usia tiga hingga lima bulan.

Selain itu, rahasia yang memikat lidah terletak pada bumbu autentik hasil kombinasi berbagai rempah dasar. Olahan cabai, bawang merah, ketumbar, kunyit, dan lainnya ini meresap hingga ke dalam daging.

Proses memasaknya pun tidak semudah biasanya. Mula-mula ayam direbus agar lebih empuk, lalu ditusuk dan dicelupkan ke dalam wadah bumbu sambil disiram-siram agar merata. Terakhir, ayam dipanggang hingga matang.

Cara membakarnya pun masih menggunakan cara tradisional memakai arang, yang dipertahankan seperti sediakala. Proses ini menghasilkan daging ayam yang matang kemerahan bersama kulitnya.

baca juga

Di Mana Lokasi Ayam Panggang Bangi?

Ayam Panggang Bangi Kediri ini tidak membuka cabang di lokasi atau kota lain, sehingga menjadi kuliner lokal yang eksotik untuk diburu oleh pengunjung dari berbagai kota lain.

Suguhan dengan cita rasa tradisional ini dapat dijumpai di lokasinya dengan nama Warung Tradisional Panggang Ayam Bangi, dengan alamat Jalan Raya Perempatan Bangi, Woromarto, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Sesuai alamatnya, letak warung ini memang berada di perempatan antara Jalan Raya Kempleng—Bangi dan Jalan Kertosono. Jarak tempuhnya sekitar 35 menit dari Kota Kediri, dengan kaca kunci Ayam Panggang Bangi di Google Maps.

Akun tersebut juga menyajikan informasi jam operasional yang buka sepanjang minggu dengan rentang waktu pukul 10.00—16.00 WIB. Informasi nomor telepon yang tercantum adalah 081335983727.

baca juga

Menu Apa Saja di Ayam Panggang Bangi Kediri

Ayam Panggang Bangi Kediri ini paling enak disantap bersama menu apa? Seolah satu paket yang tak terpisahkan, ayam panggang yang pernah dicicipi orang-orang kenamaan ini disajikan bersama pelengkapnya.

Selain nasi putih, lauk ayam berbumbu pedas nikmat ini akan dihidangkan berdampingan dengan lalapan berupa potongan kacang panjang rebus bercampur kecambah (taoge), dan sayur urap.

Kelezatannya terasa sempurna ketika dilahap tanpa membutuhkan tambahan sambal, sebab sensasi pedas telah meresap di dalam bumbu ayam dan sayur urap.

Berapa Harga Ayam Panggang Bangi Kediri?

Ayam Panggang Bangi Kediri yang menjadi kuliner khas kebanggaan Jawa Timur ini tersedia dalam beberapa ukuran/porsi. Berikut ini disertakan bersama harga-harganya sebagai dilansir IG @kedirikulinerku.

  • 1 ekor ayam utuh Rp.115.000.
  • ½ ekor ayam Rp.48.000.
  • ¼ ekor (satu potong) Rp.25.000.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Ang Tek Khun lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Ang Tek Khun.

AT
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.