PT Astra International Tbk adalah perusahaan multinasional Indonesia yang berfokus pada berbagai sektor industri, mulai dari otomotif, jasa keuangan, alat berat, pertambangan, konstruksi & energi, agribisnis, infrastruktur dan logistik, teknologi informasi, serta properti. Berdiri pada tahun 1957, Astra awalnya didirikan sebagai perusahaan perdagangan, tetapi seiring waktu berkembang pesat hingga menjadi perusahaan yang sangat diversifikasi.
Pada Februari 2025 ini, Astra akan menginjak usia 68 tahun. Itu artinya sudah banyak prestasi dan kontribusi yang diberikan Astra selama puluhan tahun berbisnis di tanah air.
Adapun kontribusi Astra salah satunya terkait dengan sosial bagi masyarakat. Ada empat pilar kontribusi sosial dari Astra, yakni pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan kewirausahaan.
Menurut Boy Kelana Soebroto selaku Head Corporate Communications Astra, sejak tahun 70-an, Astra sudah memberikan kontribusi sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat. Dan dari banyaknya program kontribusi untuk masyarakat, terdapat satu program bernama Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards yang tujuannya untuk mengapresiasi anak muda yang semangat dalam berkontribusi untuk masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
“Kami mencari anak-anak muda Indonesia yang punya kegiatan yang bermanfaat buat masyarakat sekitarnya. Sudah berlangsung selama 15 tahun terakhir dan sudah mendapatkan sampai hari ini ada lebih dari 730 pemuda-pemudi Indonesia yang punya project luar biasa,” ucap Boy saat mempresentasikan profil singkat Astra dalam acara GoodTalk Off-Air bertemakan “Creating Third Places: Enganging Communities” pada Desember 2024 lalu.
Selain SATU Indonesia Awards, Astra juga memiliki program Kampung Berseri Astra & Desa Sejahtera Astra. Dalam program ini, Astra memberikan pembina dan dukungan pembangunan kepada ribuan desa di Indonesia dengan harapan bisa membantu perekonomian warganya.
“Lebih dari 200 Kampung Berseri Astra dan lebih dari 1.200 Desa Sejahtera Astra. Karena kita percaya bahwa pembangunan Indonesia itu harus berasal dari desa. Jangan hanya di kota-kota saja fokusnya. Kita harus menggerakkan ekonomi desa, harus membangun komunitas dari desa sehingga mereka membangun Indonesia lebih besar lagi,” ungkap Boy.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

