target ambisius vietnam akan bangun 3000 km jalan tol hingga 2025 - News | Good News From Indonesia 2024

Target Ambisius: Vietnam Akan Bangun 3.000 km Jalan Tol hingga 2025

Target Ambisius: Vietnam Akan Bangun 3.000 km Jalan Tol hingga 2025
images info

Target Ambisius: Vietnam Akan Bangun 3.000 km Jalan Tol hingga 2025


Pada Agustus lalu, Kantor Pemerintah Vietnam mengumumkan hasil dari rapat ke-13 Komite Pengarah Proyek Transportasi Utama Nasional yang dipimpin oleh Perdana Menteri Pham Minh Chinh.

Dalam pertemuan tersebut, Perdana Menteri meminta kementerian, sektor, dan pemerintah daerah untuk bekerja sama dalam menyelesaikan pembangunan 3.000 kilometer jalan tol pada tahun 2025. Target ini bertepatan dengan peringatan 50 tahun pembebasan Selatan dan reunifikasi nasional, serta Hari Nasional ke-80.

Rencana Ambisius Pemerintah Vietnam

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, Perdana Menteri Vietnam meminta percepatan penyaluran investasi sebesar VND200 triliun untuk proyek infrastruktur transportasi di seluruh negeri. Ia menekankan pentingnya kerjasama lintas sektor untuk mempercepat proses investasi, termasuk penyelesaian prosedur administrasi, pengamanan pendanaan, dan mengatasi tantangan lokal. Pemerintah daerah juga diminta untuk mengambil langkah konkret untuk mempercepat pengadaan tanah.

Sebagai bagian dari upaya ini, Perdana Menteri Chinh meluncurkan kampanye 500 hari untuk menyelesaikan 3.000 kilometer jalan di Provinsi Dak Lak. Ia juga meminta Kementerian Transportasi untuk memimpin kerjasama dengan pemerintah daerah dalam menyusun rencana detail untuk mencapai target tersebut, dan mendorong investor serta kontraktor untuk mempercepat penyelesaian 436 kilometer jalan tol yang tertunda dari 14 proyek.

Saat ini, sekitar 1.000 kilometer jalan tol telah selesai dibangun di 15 provinsi dan kota, sehingga total panjang jalan tol mencapai hampir 2.100 kilometer. Lebih dari 1.700 kilometer saat ini sedang dalam proses pembangunan, dan pekerjaan pada 1.400 kilometer sisanya akan segera dimulai.

Proyek Utama dan Area Prioritas

Antara tahun 2000 dan 2021, Vietnam berhasil membangun dan mengoperasikan 1.163 kilometer jalan tol. Negara ini sekarang menargetkan perluasan jaringan jalan tol hingga 3.000 kilometer pada tahun 2025 dan 5.000 kilometer pada tahun 2030.

Ini berarti bahwa dari tahun 2021 hingga 2030, Vietnam harus meningkatkan kapasitas konstruksi jalan tol empat kali lipat dibandingkan dua dekade sebelumnya. Perdana Menteri menekankan bahwa keberhasilan proyek jalan tol ini akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi dan sosial, membuka peluang pengembangan baru, meningkatkan nilai properti, dan mengurangi biaya logistik.

Pada bulan Juni lalu, Kementerian Transportasi, Vietnam Expressway Corporation (VEC), dan pemerintah daerah telah diperintahkan untuk mempercepat pembangunan beberapa proyek strategis, seperti Cantho - Hau Giang, Hau Giang - Ca Mau, Cao Lanh - Lo Te, Hoa Lien - Tuy Loan, Bien Hoa - Vung Tau, Ben Luc - Long Thanh, dan Tuyen Quang - Ha Giang.

Selain mempertahankan kecepatan pembangunan, pemerintah juga menekankan perlunya meningkatkan pengawasan untuk memastikan kualitas proyek dan mencegah korupsi, pemborosan, serta manipulasi kontrak. Proyek-proyek ini harus memenuhi standar kualitas, teknis, estetika, dan ruang secara keseluruhan saat selesai.

Perdana Menteri juga meminta provinsi Tien Giang dan Ben Tre untuk memprioritaskan semua cadangan material konstruksi yang tersedia, sekitar 57,16 juta meter kubik, untuk proyek utama seperti Chau Doc - Cantho - Soc Trang, yang melewati Cantho dan Hau Giang, serta Jalan Lingkar 3 di Kota Ho Chi Minh.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Diandra Paramitha lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Diandra Paramitha.

DP
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.