edukasi kegawatdaruratan di padukuhan kalijeruk 1 - News | Good News From Indonesia 2024

Edukasi Kegawatdaruratan di Padukuhan Kalijeruk 1

Edukasi Kegawatdaruratan di Padukuhan Kalijeruk 1
images info

Edukasi Kegawatdaruratan di Padukuhan Kalijeruk 1


Kalijeruk 1 merupakan satu padukuhan dengan penduduk yang berada di usia rawan, sekitar 40—59 tahun dengan beberapa penduduknya termasuk lansia. Kabar duka pun seakan sudah menjadi ‘asupan’ bagi warganya, baik dari kerabat maupun tetangga.

Hingga saat artikel ini dibuat, dari Padukuhan Kalijeruk 1 sendiri sudah ada dua kabar duka yang ironisnya datang berbarengan dengan jeda hanya sekitar empat hari. Sebab, duka ini bisa dikatakan beragam. Namun, sebagian warga seperti di RT 02 memaparkan berasal dari penyakit jantung, stroke, dan kecelakaan.

Oleh karena itu, kami selaku mahasiswa yang melakukan kegiatan KKN PPM Adhinatha Ngemplak Periode II di Subunit Padukuhan Kalijeruk 1 berinisiatif untuk membuat edukasi kegawatdaruratan kepada warga RT 02 Kalijeruk 1.

baca juga

Harapannya, ilmu yang didapat bisa disebar ke warga seluruh padukuhan dan bermanfaat untuk masa mendatang.

Materi Kegawatdaruratan Apa Saja yang Dipaparkan?

Kegiatan Edukasi Kegawatdaruratan di RT 02 Kalijeruk 1 dilakukan pada tanggal 27 Juli 2024, dibarengi dengan pertemuan bapak-bapak RT atas usul ketua RT.

Materi yang disampaikan meliputi pertolongan pertama pada kondisi henti jantung dan patah tulang, penerapan pola hidup sehat untuk mencegah stroke, serta pemaparan gejala dan penanganan sederhana pada penderita stroke.

Edukasi ini juga mencakup praktik penanganan henti jantung yang baik dan benar dengan media phantom serta penanganan patah tulang dengan media sederhana. Praktik-praktik tersebut juga mendatangkan narasumber ahli, yaitu Lathif Ardianto, AMK, selaku perawat dari Rumah Sakit Sardjito.

Adapun terkait materi gejala dan penanganan sederhana penyakit stroke dipaparkan oleh Laksita Chesarina, salah satu mahasiswa KKN dari Fakultas Biologi UGM.

Kegiatan Edukasi Kegawatdaruratan yang dilaksanakan disambut baik oleh warga RT 02. Di akhir setiap sesinya, beberapa warga sempat mengajukan banyak pertanyaan terkait materi-materi yang telah dipaparkan.

baca juga

Tidak hanya itu, warga juga antusias mempelajari praktik henti jantung secara sukarela ketika materi baru saja dipaparkan. Adapun pretest dan posttest yang dilaksanakan di awal dan akhir acara dikerjakan dengan baik. Menandakan materi yang dipaparkan diterima dengan baik oleh warga setempat.

Untuk menambah nilai manfaat dari kegiatan ini, di akhir kegiatan dilakukan juga pembagian souvenir dari mahasiswa kepada warga berupa kit gawat darurat. Kit ini berisi plesterin, minyak kayu putih, kasa steril, hipafix, betadin, alcohol swab, dan handiplast.

Kit ini diharapkan dapat membantu warga dalam menangani kondisi gawat darurat sebagai pertolongan pertama sebelum mendatangkan pihak yang lebih ahli.

Pembagian kit gawat darurat ini menjadi salah satu langkah konkret untuk memastikan warga dapat langsung menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh dalam situasi nyata.

Secara keseluruhan, kegiatan Edukasi Kegawatdaruratan yang menjadi salah satu harapan ketua RT 02 ini seharusnya dapat meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan warga Kalijeruk 1 dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan.

Namun lebih dari itu, diharapkan juga agar kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kesiapsiagaan dalam situasi darurat, terutama pada kondisi henti jantung, patah tulang, dan stroke dapat tersebar luas. Dengan begitu, mampu mengurangi angka kejadian fatal akibat kondisi serupa di masa mendatang.

baca juga

Kegiatan Edukasi Kegawatdaruratan ini akan menjadi awal yang baik untuk berbagai upaya peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Selain itu, juga dapat mendorong partisipasi aktif warga dalam program-program kesehatan lainnya di Padukuhan Kalijeruk 1.

Penulis: Irfan Ari Prasetyo, Indri Ika Pratiwi, Laksita Chesarina

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

IA
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.