potensi wisata padukuhan rejosari piyungan - News | Good News From Indonesia 2024

Rejosari Piyungan, Menggali Potensi Sumber Daya dan Pesona Wisata Alam Budaya

Rejosari Piyungan, Menggali Potensi Sumber Daya dan Pesona Wisata Alam Budaya
images info

Rejosari Piyungan, Menggali Potensi Sumber Daya dan Pesona Wisata Alam Budaya


Rejosari (7/7/2024) - Padukuhan Rejosari merupakan padukuhan yang terletak di timur Kabupaten Bantul, tepatnya di Desa Srimartani, Kecamatan Piyungan. Lokasinya juga berbatasan langsung dengan Padukuhan Watukangsi, Wukirharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, D.I.Yogyakarta.

Meskipun terletak di wilayah perbukitan dan perbatasan, padukuhan Rejosari memiliki potensi sumber daya dan pariwisata keunikan tersendiri. Secara umum, Padukuhan Rejosari masih mempunyai bentang alam hutan yang terawat dengan sumber daya pertanian dan perkebunan yang melimpah.

Selain itu, Rejosari juga memiliki potensi budaya seperti kesenian tradisional dan wisata yang tersembunyi.

Terletak di wilayah perbukitan dengan bentang alam hutan yang masih terjaga, Padukuhan Rejosari berpotensi besar pengembangan lahan pertanian hingga perkebunan. Pada sektor budidaya hasil pertanian, masyarakat Rejosari mayoritas membudidayakan berbagai macam sayuran seperti bayam, kangkung, hingga sawi.

Selain itu, budidaya perkebunan juga mulai berkembang seperti pada perkebunan ketela pohon hingga perkebunan pisang. Meskipun masih dikelola secara swadaya masyarakat, kegiatan pertanian dan perkebunan di Rejosari memiliki potensi ekonomi yang tinggi.

baca juga

Kegiatan pertanian di Padukuhan Rejosari juga secara rutin diprakarsai dan dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat. Selain potensi pertanian dan perkebunan, Padukuhan Rejosari juga punya kemampuan dalam pengembangan peternakan.

Masyarakat Rejosari mayoritas merupakan peternak sapi dan kambing, sehingga memiliki peluang pengembangan peternakan dan industri olahan hasil ternak yang lebih besar.

Dokumentasi pribadi
info gambar

Peternakan Sapi Warga © Dokumentasi Pribadi (Vinda Permata Khairunisa)


Terkait dengan potensi wisata alam di Padukuhan Rejosari, wilayan ini punya keindahan alam berupa bentang alam perbukitan hingga sawah yang masih terjaga.

Selain itu, dikarenakan Rejosari terletak di wilayah perbukitan, terdapat potensi pengembangan wisata alam seperti trekking, camping, atau agrowisata. Sebagai contoh, seperti pada wilayah RT 06 di Padukuhan Rejosari, terdapat spot khas dengan pemandangan yang langsung menyajikan keindahan pemandangan perbukitan dan hutan yang masih terjaga.

Pada spot tersebut, juga terdapat tempat duduk sehingga pengunjung dapat menikmati pemandangan dengan lebih nyaman. Selain itu, di kawasan RT 06 Padukuhan Rejosari, juga terdapat kegiatan kesenian tradisional yang secara rutin diadakan seperti karawitan hingga Jathilan, yang secara rutin diadakan latihan pada hari Kamis malam.

Padukuhan Rejosari sendiri juga sedang merintis program wisata desa budaya, di mana juga menunjukkan potensi pengembangan wisata budaya setempat seperti melalui kegiatan festival hingga pertunjukan seni.

Latihan Karawitan © Dokumentasi Pribadi (Vinda Permata Khairunisa)
info gambar

Latihan Karawitan © Dokumentasi Pribadi (Vinda Permata Khairunisa)


Terkait dengan inisiatif pengembangan pariwisata, Padukuhan Rejosari berusaha untuk mengembangkan pariwisata desa budaya dan agrowisata, sebagai contoh seperti melalui kesenian karawitan dan Jathilan, serta melalui pengembangan perkebunan pisang untuk agroindustri.

baca juga

Tidak hanya peran Padukuhan Rejosari dan pemerintah Desa Srimartani, tetapi pengembangan potensi sumber daya dan pariwisata memerlukan peran serta masyarakat luas hingga pihak eksternal. Hal ini kemudian terkait dengan bagaimana pengembangan infrastruktur seperti akses jalan, hospitality, hingga pengembangan sumber daya manusia pada masyarakat setempat.

Dengan demikian, potensi-potensi tersebut dapat direalisasikan dan dimanfaatkan bagi kesejahteraan warga.

Pada akhirnya, Padukuhan Rejosari kemudian menyimpan potensi sumber daya alam dan pariwisata yang belum tergali sepenuhnya. Pertanian dan perkebunan menjadi andalan dengan budidaya sayuran yang melimpah. Selain itu, peternakan sapi dan kambing juga menjadi potensi industri yang menjanjikan.

Selain itu, keindahan alam perbukitan dan sawah, serta kesenian tradisional seperti karawitan dan Jathilan, menjadi daya tarik wisata. Upaya pengembangan pariwisata desa budaya dan agrowisata yang sedang dirintis memerlukan dukungan infrastruktur, hospitality, dan pengembangan sumber daya manusia dari berbagai stakeholders untuk memaksimalkan potensi ini.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

KU
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.