framing bappeda litbang kubu raya jalin kerja sama dengan mahasiswa kkn ppm ugm - News | Good News From Indonesia 2024

Bappeda Litbang Kubu Raya Jalin Kerja Sama dengan Mahasiswa KKN-PPM UGM

Bappeda Litbang Kubu Raya Jalin Kerja Sama dengan Mahasiswa KKN-PPM UGM
images info

Bappeda Litbang Kubu Raya Jalin Kerja Sama dengan Mahasiswa KKN-PPM UGM


Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menyambut baik agenda KKN (Kuliah Kerja Nyata)-PPM (Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat) mahasiswa Universitas Gadjah Mada di Kecamatan Sungai Kakap dan Rasau Jaya.

Mahasiswa Universitas Gadjah Mada melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata di Provinsi Kalimantan Barat. Tepatnya, mahasiswa melakukan kegiatan tersebut di Kabupaten Kubu Raya. Aktivitas tersebut akan dilangsungkan selama 50 hari. Sebelum melakukan kegiatan itu, mahasiswa melakukan koordinasi bersama Badan Perancangan Pembangunan daerah Kubu Raya Kalimantan Barat.

Saat berkoordinasi mengenai rancangan program kerja mahasiswa KKN periode 2 tahun 2024, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), pemerintah daerah memprioritaskan pengentasan kemiskinan ekstrem, penanganan stunting, dan pengendalian inflasi.

Bappeda Litbang Kabupaten Kubu Raya juga menyarankan untuk melakukan koordinasi dengan dinas-dinas terkait sebelum melakukan program-program kerja yang akan dilaksanakan.

baca juga

Feri Setiyoko, Kepala Bappeda Litbang Kubu Raya, menekankan bahwa hal tersebut ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan melalui program agrokompleks. Mengingat potensi potensi lokal yang terdapat di beberapa wilayah Kabupaten Kubu Raya merupakan potensi agrokompleks.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa ada persoalan agrokompleks seperti pertanian, peternakan serta ekonomi berbasis yang dapat ditingkatkan dengan adanya sinergi dari mahasiswa KKN.

“Semoga ilmu pengetahuan yang diperoleh di kampus dapat diimplementasikan pada masyarakat untuk berkontribusi bagi pembangunan di Kabupaten Kubu Raya,” pungkas Feri.

Kegiatan ini dilaksanakan di 2 kecamatan berbeda, yaitu kecamatan Sungai kakap dan Kecamatan Rasau Jaya. Di kecamatan Sungai kakap, kegiatan ini menyasar 2 desa, yakni Desa Sungai kakap dan Desa Punggur Kapuas. Sementara, di Kecamatan Rasau Jaya menyasar satu desa yaitu Desa Pematang Tujuh. Setiap desa tersebut memiliki potensi dalam bidang agrokompleks yang sangat bisa dikembangkan oleh mahasiswa KKN.

Potensi Desa Sungai Kakap

Desa Sungai kakap sendiri terletak di pinggiran Sungai kakap. Potensi agrokompleks yang dapat dikembangkan di daerah ini yaitu potensi dalam bidang perikanan, terutama di dusun Nirwana. Hampir 90% warga di dusun ini bermata pencaharian sebagi nelayan.

Namun, kebanyakan nelayan di sini masih menjual hasil perikananya dalam bentuk fresh. Hanya ada beberapa warga yang mengolah hasil tangkapnya menjadi produk siap makan seperti kerupuk dan ikan asin. Harapannya, mahasiswa dapat memberikan inovasi untuk mengembangkan produk umkm di daerah ini.

Potensi Desa Punggur Kapuas

Berbeda dengan desa Sungai kakap, desa Punggur Kapuas memiliki potensi lokal dalam bidang pertanian yang cukup diunggulkan. Beberapa komoditas pertanian yang diunggulkan di daerah ini, yaitu sayur-sayuran, padi, dan kelapa. Mahasiwa berharap dapat memanfaatkan dan mengembangkan potensi itu dengan maksimal.

baca juga

Potensi Desa Pematang Tujuh

Desa Pematang Tujuh yang terletak di Kecamatan Rasau Jaya, merupakan daerah transmigrasi yang memiliki potensi lokal dalam bidang pertanian. Potensi tersebut menjadikan sebagain besar mata pencaharian masyarakat di daerah pematang tujuh adalah petani. Beberapa komoditas yang terdapat di daerah ini antara lain sayur mayur dan buah-buahan.

Selain berfokus pada pengembangan ekonomi agrokompleks, Bappeda juga memprioritaskan kasus stunting di daerah Kabupaten Kubu Raya. Mahasiswa diharapkan mampu mengurangi tingkat stunting yang terjadi di daerah tersebut. Bappeda juga memberikan masukan mengenai ketahanan pangan untuk daerah Kabupaten Kubu Raya.

Salah satu inovasi yang dilakukan oleh mahasiswa untuk mendukung program tersebut yaitu melakukan gerakan satu rumah satu tanaman pangan. Hal tersebut diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Kubu Raya.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

KU
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.