Obyek Wisata Bukit Sidoguro di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, bersiap menjadi pusat perhatian warga dalam perhelatan Grebeg Syawalan 1447 H pada Sabtu (28/3/2026). Tradisi tahunan ini kembali diselenggarakan sebagai wujud pelestarian warisan budaya Jawa yang telah eksis sejak era Kerajaan Demak pada abad ke-15.
Kegiatan yang mengusung tema Harmoni dalam Silaturahmi tersebut dijadwalkan mulai berlangsung pada pukul 08.30 WIB. Acara ini merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dakwah Sunan Kalijaga yang menggunakan ketupat sebagai media syiar Islam di tanah Jawa. Kirab gunungan ketupat direncanakan tetap menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung ke wilayah Kabupaten Klaten selama masa libur lebaran.
Guna memastikan kelancaran arus pengunjung dan keamanan di lokasi, Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten telah memetakan sejumlah langkah strategis. Fokus pengamanan meliputi penjagaan ketat di pintu masuk obyek wisata untuk mengendalikan kepadatan serta pengaturan lalu lintas di jalur utama menuju Bukit Sidoguro guna mencegah terjadinya kemacetan panjang.
Selain itu, skema pengaturan parkir telah disiapkan untuk memisahkan area bagi tamu VIP dan pengunjung umum agar sirkulasi kendaraan tetap tertata. Seluruh personel keamanan dijadwalkan mengikuti apel kesiapan pada pukul 07.00 WIB untuk memastikan koordinasi teknis di lapangan berjalan optimal sebelum acara dimulai.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


