sulap limbah pertanian dosen ub buat sunscreen dari limbah jagung - News | Good News From Indonesia 2026

Sulap Limbah Pertanian, Dosen UB Buat Sunscreen dari Limbah Jagung

Sulap Limbah Pertanian, Dosen UB Buat Sunscreen dari Limbah Jagung
images info

Dok. UB


Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (UB) berhasil menciptakan inovasi produk perawatan diri berupa sunscreen berbasis riset yang memanfaatkan limbah rambut jagung.

Produk bernama Hi-To-Go Sun Protector ini merupakan bagian dari lini BOUMI, hasil kolaborasi strategis antara UB dan PT Cedefindo di bawah Martha Tilaar Group.

Inovasi ini lahir dari upaya mengoptimalkan nilai ekonomi bahan yang selama ini dianggap limbah agar memiliki nilai tambah sekaligus bersifat ramah lingkungan.

Dr. Rosalina Ariesta Laeliocattleya sebagai pemrakarsa riset menjelaskan bahwa rambut jagung mengandung bahan aktif alami yang efektif sebagai agen perlindungan sinar ultraviolet.

Produk ini dirancang khusus untuk anak usia 4 hingga 14 tahun dengan formulasi vegan yang menggabungkan ekstrak rambut jagung dan minyak atsiri lavender.

Dengan kandungan SPF 50 PA++, sunscreen ini diklaim mampu melindungi kulit sensitif dari paparan UVA dan UVB sekaligus menjaga kelembapan kulit anak.

Keunggulan lain dari produk ini adalah bentuknya yang berupa spray sehingga lebih praktis digunakan oleh anak-anak yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan.

Sensasi nyaman dan aroma alami dari lavandula hybrida oil juga ditambahkan untuk memberikan pengalaman penggunaan yang lebih menyenangkan bagi segmen usia anak.

Saat ini Hi-To-Go Sun Protector telah memasuki tahap produksi massal dengan menggandeng para petani di wilayah Pulau Jawa sebagai pemasok utama bahan baku rambut jagung.

Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani lokal melalui pemanfaatan komponen pertanian yang sebelumnya tidak memiliki nilai jual.

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.