Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan posisi stok beras nasional pada awal tahun 2026 menyentuh angka 12,529 juta ton. Data ini menunjukkan kenaikan sebesar 203,05 persen jika dibandingkan dengan stok awal tahun 2024 yang berada di angka 4,134 juta ton. Melalui capaian produksi tahun 2025, Indonesia secara resmi dinyatakan mencapai swasembada beras.
Ketersediaan 12,529 juta ton tersebut terdiri dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Bulog sebanyak 3,248 juta ton serta stok yang tersebar di rumah tangga produsen, konsumen, penggilingan, pedagang, hingga sektor perhotelan dan katering. Berdasarkan rata-rata kebutuhan bulanan sebesar 2,591 juta ton, jumlah stok awal tahun ini diproyeksikan mampu mencukupi kebutuhan pangan nasional selama lima bulan ke depan.
Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, merinci bahwa kondisi ini merupakan hasil akumulasi dari peningkatan produksi pada tahun sebelumnya.
"Hasil evaluasi menunjukkan stok awal tahun 2026 berada pada posisi 12,529 juta ton," jelasnya dalam keterangan tertulis.
Proyeksi produksi beras sepanjang tahun 2026 diperkirakan mencapai 34,7 juta ton. Dengan perhitungan stok awal dan target produksi tersebut, cadangan beras nasional pada akhir tahun 2026 diperkirakan akan berada di posisi 16,194 juta ton.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


