Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya menyajikan duel Indonesia dan Malaysia. Singapura serta Bangladesh juga membawa cerita dan kekuatan masing-masing yang berpotensi membuat persaingan semakin menarik.
Singapura datang dengan pengalaman panjang di sepak bola regional. Kehadiran pemain senior seperti Irfan Fandi menjadi salah satu modal The Lions. Bek berusia 29 tahun itu kembali memperkuat Tampines Rovers dan diharapkan mampu memberikan stabilitas di lini pertahanan.
Catatan Singapura juga cukup menarik. Pada Kualifikasi Piala Asia 2027, mereka dua kali mengalahkan Bangladesh. Salah satunya terjadi pada 31 Maret 2026 dengan kemenangan 1-0.
Sementara itu, Bangladesh memiliki karakter berbeda. The Bengal Tigers dikenal mengandalkan permainan fisik dan organisasi pertahanan. Nama Topu Barman menjadi salah satu pemain berpengalaman yang bisa menjadi perhatian. Pertemuan terakhir Bangladesh dengan Indonesia pada 2022 berakhir tanpa gol.
Kini, kedua tim kembali hadir di Jakarta. Seperti disampaikan PSSI, setiap pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi bagian penting dalam perkembangan sepak bola kawasan. Dengan hanya juara grup yang melaju, kesalahan sekecil apa pun bisa berdampak besar pada persaingan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


