Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Pengumuman penunjukan strategis ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (4/11/2026).
Langkah penunjukan Letjen TNI Ariyo Windutomo dilakukan pemerintah guna memastikan roda koordinasi program prioritas nasional di lingkungan Istana tetap berjalan efektif dan berkesinambungan. Sebagai figur yang lama berkecimpung di tata kelola pertahanan dan birokrasi kepresidenan, sosok jenderal bintang tiga ini menarik perhatian publik yang ingin mengenal lebih dekat latar belakang, rekam jejak, serta integritas kepemimpinannya.
Siapa Letjen TNI Ariyo Windutomo?
Letnan Jenderal TNI Ariyo Windutomo, M.Si.(Han) adalah seorang perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang saat ini mengemban amanah ganda di lingkaran utama kepresidenan. Selain dipercaya sebagai Plt Kepala Staf Kepresidenan (KSP), ia tercatat aktif menjabat sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) sejak akhir 2024.
Penunjukan dirinya mencerminkan kepercayaan tinggi dari Presiden Prabowo Subianto terhadap perwira yang dikenal memiliki kapasitas manajerial matang, kepemimpinan terukur, serta rekam jejak pengabdian yang solid bagi bangsa dan negara.
Lulusan Akademi Militer Tahun Berapa?
Letjen TNI Ariyo Windutomo merupakan abituren Akademi Militer (Akmil) tahun 1996 dari kecabangan Infanteri. Angkatan 1996 di tubuh TNI AD dikenal melahirkan deretan perwira berprestasi yang kini menempati posisi kunci teritorial dan komando strategis, salah satunya Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi.
Sejak awal kelulusannya dari Lembah Tidar, Ariyo menunjukkan dedikasi tinggi dalam berbagai penugasan lapangan, pembinaan satuan tempur, maupun pemantapan teritorial di berbagai pelosok Tanah Air.
Perjalanan Karier Militer dan Pengabdian Teritorial
Perjalanan karier militer Ariyo Windutomo ditempa melalui kombinasi penugasan lapangan yang menantang dan jabatan administratif strategis:
- Pengabdian Teritorial: Ariyo sempat diterjunkan di wilayah perbatasan dan bertugas di lingkungan Kodam XVII/Cenderawasih, Papua. Di wilayah perkotaan, ia mengemban amanah sebagai Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0508/Depok pada rentang 2011–2012.
- Kiprah di Kementerian Pertahanan: Kepiawaiannya dalam manajemen organisasi membawanya berkarier di Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI. Ia pernah menjabat sebagai Analis Madya hingga Kepala Bagian (Kabag) Kepegawaian Kemhan.
- Pecah Bintang: Karier Ariyo kian bersinar saat dipromosikan meraih pangkat bintang satu (Brigadir Jenderal) sebagai Kepala Biro Umum (Karoum) Sekretariat Jenderal Kemhan pada November 2022.
Integritas dan profesionalisme kerja selama di Kemhan memperkuat reputasinya sebagai birokrat militer yang disiplin, teliti, dan mengedepankan tata kelola yang transparan.
Jabatan Strategis yang Pernah Diemban
Kapasitas kepemimpinannya mengantarkan Letjen TNI Ariyo Windutomo menduduki sejumlah posisi puncak pertahanan dan kenegaraan:
- Kepala Satuan Pengawas (Kasatwas) Unhan: Mengawasi akuntabilitas dan mutu pendidikan pertahanan nasional di Universitas Pertahanan RI, sekaligus mengantarkannya meraih pangkat Mayor Jenderal.
- Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres): Dilantik Presiden Prabowo Subianto pada akhir 2024 untuk memimpin tata kelola rumah tangga dan protokoler kepresidenan.
- Plt. Kepala Staf Kepresidenan (KSP): Ditugaskan mengawal kelancaran komunikasi lintas kementerian dan akselerasi program kerja Kabinet Merah Putih per November 2026.
Latar Belakang Pendidikan dan Gelar Akademik
Tak hanya tangguh dalam operasi taktis militer, Ariyo Windutomo menaruh perhatian besar pada penguatan kapasitas intelektual. Ia menyandang gelar Magister Sains Pertahanan (M.Si.Han) dari Universitas Pertahanan (Unhan) RI, kampus pencetak pakar strategis pertahanan negara.
Latar belakang akademik ini membekalinya dengan wawasan mendalam mengenai kebijakan publik, manajemen krisis, diplomasi pertahanan, serta tata kelola kelembagaan modern.
Mengapa Presiden Prabowo Menunjuk Ariyo Windutomo?
Keputusan Presiden Prabowo Subianto menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Plt Kepala KSP dinilai banyak pihak sebagai langkah taktis yang tepat dan terukur.
Pertama, faktor rekam jejak kerja sama yang panjang (proven track record) di Kementerian Pertahanan dan lingkungan Istana memastikan komunikasi antara Presiden dan staf kepresidenan tetap berjalan harmonis tanpa jeda adaptasi.
Kedua, peran ganda sebagai Kasetpres dinilai memberikan efisiensi komando operasional, sehingga seluruh agenda transformasi pembangunan dan pelayanan publik dapat terus dipacu demi kemajuan Republik Indonesia.


