Badan Kepegawaian Negara memperbarui skema pendaftaran Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 melalui pemindahan portal pendaftaran akun peserta. Proses pendaftaran yang sebelumnya diakses melalui laman Dikdin kini dialihkan secara terpusat ke laman sscasn.bkn.go.id.
Pendaftaran akun baru mewajibkan calon peserta menyiapkan dokumen kependudukan berupa KTP atau Kartu Keluarga. BKN mengimbau para pendaftar melengkapi kelengkapan berkas pemindaian identitas, akta kelahiran, ijazah, serta transkrip nilai sebelum pembukaan pendaftaran resmi.
Tahapan pembuatan akun dimulai dari pengecekan data diri, pengunggahan swafoto, hingga pencetakan kartu informasi pendaftaran. Data pendaftaran yang telah dikonfirmasi bersifat permanen sehingga calon peserta wajib memeriksa keabsahan dokumen.
Seleksi tahun ini diikuti oleh sembilan instansi kementerian dan lembaga pemerintah. Instansi penyelenggara mencakup Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Hukum, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, BPS, BIN, BSSN, serta BMKG.
Pengalihan sistem ini disiapkan untuk menyatukan basis data penerimaan calon aparatur sipil negara secara terintegrasi. BKN meminta masyarakat terus memantau pembaruan jadwal seleksi pada portal resmi.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


