Badan Pangan Nasional menugaskan Perum Bulog menyalurkan 997.200 ton bantuan pangan beras kepada 33.244.408 keluarga penerima manfaat. Penyaluran alokasi tiga bulan sekaligus periode Juli hingga September 2026 disiapkan untuk menjaga daya beli serta stabilitas pangan nasional.
Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa setiap keluarga penerima memperoleh alokasi beras sebanyak 10 kilogram per bulan. Total anggaran yang disiapkan pemerintah untuk penyaluran cadangan pangan ini mencapai Rp17.520.000.000.000.
Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas Rachmi Widiriani menjelaskan bahwa penyaluran tahap kedua dimulai serentak pada 17 Agustus 2026 bertepatan peringatan HUT ke-81 RI. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih disiapkan menjadi salah satu titik lokasi penyaluran bantuan di tingkat desa.
Penetapan kriteria penerima manfaat mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional versi ketiga hasil pemutakhiran BPS per 10 Juli 2026. Bapanas meminta pemerintah daerah berkoordinasi bersama kantor cabang perwakilan Bulog guna kelancaran distribusi.
"Kami menugaskan Bulog untuk melaksanakan penyaluran cadangan pangan pemerintah untuk pemberian bantuan pangan beras kepada 33.244.408 penerima," kata Andi Amran Sulaiman.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


