neraca perdagangan ri surplus us 2 66 miliar rekor 67 bulan beruntun - News | Good News From Indonesia 2026

Neraca Perdagangan RI Surplus US$ 2,66 Miliar, Rekor 67 Bulan Beruntun

Neraca Perdagangan RI Surplus US$ 2,66 Miliar, Rekor 67 Bulan Beruntun
images info

Dok. Canva


Berdasarkan data terbaru BPS, Indonesia berhasil membukukan surplus sebesar US$ 2,66 miliar pada periode November 2025 dengan rekor 67 bulan berturut-turut.

Kekuatan utama surplus kali ini masih bersandar pada sektor nonmigas yang menyumbang nilai sebesar US$ 4,64 miliar. Komoditas unggulan seperti lemak dan minyak hewani/nabati, serta produk hilirisasi mineral seperti besi, baja, dan nikel menjadi motor penggerak utama.

Di sisi lain, sektor migas masih mencatatkan defisit sebesar US$ 1,98 miliar, dipicu oleh tingginya ketergantungan pada impor minyak mentah dan produk hasil minyak untuk memenuhi kebutuhan energi domestik.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menjelaskan rincian akumulasi perdagangan sepanjang tahun 2025 dalam konferensi persnya.

"Neraca perdagangan Indonesia telah mencatat surplus selama 67 bulan berturut-turut. Secara akumulatif, dari Januari sampai November 2025, neraca perdagangan barang mencatat surplus US$ 38,54 miliar. Nilai ekspor nonmigas tercatat naik 7,07 persen dengan nilai mencapai US$ 244,75 miliar," kata Pudji.

Berikut adalah ringkasan performa perdagangan Januari–November 2025:

  • Total Ekspor: US$ 256,56 miliar (naik 5,61% secara tahunan).
  • Total Impor: US$ 218,02 miliar (naik 2,03% secara tahunan).
  • Surplus Kumulatif: US$ 38,54 miliar.
  • Sektor Nonmigas: Surplus US$ 56,15 miliar.
  • Sektor Migas: Defisit US$ 17,61 miliar.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.