mahasiswa unej tawarkan alternatif terapi kanker berbasis nuklir - News | Good News From Indonesia 2026

Mahasiswa UNEJ Tawarkan Alternatif Terapi Kanker Berbasis Nuklir

Mahasiswa UNEJ Tawarkan Alternatif Terapi Kanker Berbasis Nuklir
images info

Dok. UNEJ


Sejumlah mahasiswa Program Studi Fisika Universitas Jember (UNEJ) menghadirkan pendekatan baru dalam mengatasi keterbatasan bahan terapi kanker melalui kajian teknologi nuklir.

Tim yang terdiri dari Muhammad Husein Shodiq dan lima rekannya meneliti potensi produksi Actinium-225, radioisotop yang mampu memancarkan radiasi alfa berenergi tinggi.

Zat ini diketahui memiliki efektivitas tinggi dalam menghancurkan sel kanker tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya secara berlebihan dalam pengobatan medis modern.

Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan Gas Cooled Fast Reactor (GFR), jenis reaktor nuklir yang menggunakan gas helium sebagai sistem pendingin teknisnya.

Guna memproduksi radioisotop tersebut, tim mahasiswa FMIPA UNEJ menggunakan kombinasi bahan bakar spesifik berupa Uranium Nitrida dan Plutonium Nitrida (UN-PuN).

Pemilihan bahan bakar ini menjadi krusial dalam menentukan kestabilan kinerja reaktor serta efisiensi hasil produksi zat radioaktif yang dibutuhkan untuk keperluan medis.

"Kami meneliti kemungkinan produksi Actinium-225. Radioisotop ini mampu memancarkan radiasi alfa berenergi tinggi untuk menghancurkan sel kanker," ujar Husein, Rabu (15/4).

Meski reaktor nuklir umumnya dikenal sebagai pembangkit listrik, kajian ini membuktikan bahwa teknologi tersebut memiliki dimensi manfaat besar di sektor kesehatan masyarakat.

Husein mengakui bahwa jumlah Actinium-225 yang dihasilkan saat ini masih relatif kecil meski reaktor telah beroperasi dalam durasi waktu yang cukup lama.

Namun, temuan ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan riset fisika medis di Indonesia, terutama dalam upaya mencapai kemandirian produksi bahan baku obat kanker.

Keberhasilan simulasi ini diharapkan mampu mendorong kolaborasi lebih luas antara akademisi dan industri nuklir nasional untuk optimalisasi fasilitas reaktor penelitian yang ada.

Inovasi mahasiswa UNEJ ini sekaligus mempertegas bahwa teknologi nuklir dapat dikelola secara aman dan bermanfaat bagi kemanusiaan, khususnya dalam menekan angka kematian akibat kanker.

Kutipan SINDOnews

(15 April 2026)

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.