Mobilitas masyarakat sepanjang masa libur panjang Hari Lahir Pancasila tahun ini mencatat tren pergerakan yang konsisten berada di level tinggi.
Data KAI hingga awal pekan mencatat angka penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk periode keberangkatan 26 Mei sampai 1 Juni 2026 telah menembus 1,3 juta lembar.
KAI menerangkan bahwa pola perjalanan para pelanggan kali ini cenderung lebih fleksibel dan tidak menumpuk pada satu tanggal tertentu.
Karakteristik pergerakan yang tersebar merata di sepanjang masa liburan ini dinilai berbeda dengan pola angkutan mudik reguler yang biasanya terpusat secara masif pada hari-hari awal keberangkatan.
“Masyarakat semakin leluasa menentukan waktu perjalanannya. Mobilitas tidak terpusat pada satu hari tertentu, melainkan tersebar sepanjang masa liburan,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.
Grafik volume harian menunjukkan jumlah penumpang berada di kisaran 155.000 hingga lebih dari 200.000 orang per hari. Titik puncak kepadatan angkutan penumpang terjadi pada tanggal 31 Mei 2026 dengan angka keterisian tertinggi mencapai 219.720 pelanggan dalam satu hari pengerjaan operasional.
Daerah Operasi Yogyakarta menjadi magnet utama tujuan perjalanan dengan mendominasi daftar sepuluh besar relasi tersibuk di Jawa. Koridor mudik Gambir-Yogyakarta menempati urutan pertama yang melayani sebanyak 18.278 pengguna, disusul rute sebaliknya Yogyakarta-Gambir dengan total capaian sebesar 15.003 penumpang.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


