League Cup 2026/2027 bukan sekadar menghadirkan duel klub Super League kontra Championship. Turnamen yang mulai digelar 3 November 2026 ini juga menjadi tantangan dalam pengaturan kalender kompetisi nasional.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, memastikan League Cup dipersiapkan sebagai kompetisi tambahan yang berjalan paralel dengan liga. Sebanyak 36 klub akan berpartisipasi dalam format sembilan grup berisi empat tim.
“Oleh karena itu, kalender musim 2026/27 kami susun dan perbarui lebih awal agar klub memiliki kepastian dalam melakukan perencanaan. Penempatan jadwal League Cup juga telah disesuaikan dengan kalender kompetisi domestik maupun internasional, sehingga klub yang berlaga di kompetisi Asia tidak mengalami benturan jadwal,” ujar Ferry Paulus.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menilai keberadaan turnamen ini juga memberikan keuntungan bagi perkembangan klub.
“Saya mengapresiasi penyelenggaraan League Cup karena turnamen ini mempertemukan klub-klub Liga 1 dan Liga 2 dalam satu panggung kompetisi. Ini bukan hanya menambah pertandingan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menguji kematangan dan kedalaman tim-tim Super League menghadapi semangat juang serta determinasi tim-tim Championship,” ujar Erick.
Bagi klub Championship, League Cup menjadi panggung untuk membuktikan kemampuan menghadapi tim level tertinggi. Sementara bagi klub Super League, kedalaman skuad akan diuji.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


