Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan Universitas Syiah Kuala meraih alokasi pendanaan nasional sebesar Rp6.900.000 dari Kemendikbudristek. Pendanaan kompetitif ini diraih melalui inovasi pemanfaatan bahan minyak nilam dan kenanga khas Aceh.
Anggota Tim PKM-K USK Thahara Salsabila menyampaikan bahwa timnya mengembangkan sabun cair bernama SERA berbasis neuro-aromaterapi. Produk pembersih tubuh ini memanfaatkan kandungan minyak atsiri lokal sebagai bahan baku utama.
Tim pengembang terdiri atas Imania Hardiana, Thahara Salsabila, dan Cut Indira Amalia di bawah bimbingan dosen Dara Sukma Ratmelya. Formulasi produk dirancang untuk menghasilkan pelepasan aroma secara bertahap guna membantu meredakan stres harian pengguna.
Olahan komoditas unggulan daerah ini disiapkan untuk memberikan nilai tambah ekonomi pada industri perawatan diri. Produk inovasi mahasiswa tersebut telah dipamerkan pada ajang pameran Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam USK Banda Aceh.
Pengembangan riset kewirausahaan berbasis sumber daya lokal diharapkan mampu memperluas pemanfaatan komoditas atsiri Aceh di pasar nasional.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


