kai kembangkan sistem keamanan kereta api berbasis sensor dan ai - News | Good News From Indonesia 2026

KAI Kembangkan Sistem Keamanan Kereta Api Berbasis Sensor dan AI

KAI Kembangkan Sistem Keamanan Kereta Api Berbasis Sensor dan AI
images info

Dok. Shutterstock


Sistem perkeretaapian Indonesia mulai diarahkan pada ekosistem berbasis kecerdasan buatan guna mencapai target nol kecelakaan pada 2026.

Nantinya, KAI akan menerapkan teknologi situational awareness yang mampu mendeteksi keberadaan objek diam atau kendaraan di perlintasan sebidang secara otomatis. Dengan memanfaatkan kombinasi data dari GPS, geotag, dan sensor trajektori, sistem dapat menghitung kecepatan serta posisi benda yang mendekat untuk memberikan peringatan dini bagi operasional kereta.

Selain penguatan keamanan di jalur rel, pembaruan teknologi juga menyasar sektor layanan penumpang melalui aplikasi pemesanan tiket. Pengembangan aplikasi diarahkan untuk berfungsi sebagai asisten pribadi yang mampu menyusun rencana perjalanan secara otomatis. Teknologi ini dirancang agar dapat memberikan saran opsi perjalanan secara proaktif, terutama pada periode padat penumpang seperti akhir pekan panjang, sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih teratur.

"Kita nanti akan bikin dulu situational awareness-nya. Setelah itu baru aktuatornya yang kita bikin. Itu sedang kita kerjakan. Ada geotag, kemudian ada GPS yang mendekat, dia bisa menghitung kecepatannya, dia bisa menghitung trajektorinya. Dia bisa melihat banyak sensor-sensor yang digunakan untuk mendeteksi benda diam juga," ujar Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin.

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.