PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan layanan Kereta Petani Pedagang yang diintegrasikan pada KA Cikuray relasi Pasarsenen–Garut pulang-pergi mulai 10 dan 11 Juni 2026.
Fasilitas gerbong khusus ini didesain guna mengoptimalkan mobilisasi produk pertanian lokal serta hasil kerajinan pelaku usaha mikro antardaerah agar lebih aman dan efisien.
Para produsen pangan dapat membawa muatan produksinya langsung di dalam ruang kereta dengan tarif perjalanan yang dialokasikan lebih murah.
Untuk mengakses fasilitas potongan harga ini, calon penumpang diwajibkan melakukan validasi keanggotaan terlebih dahulu dengan membawa kartu identitas ke pos stasiun terdekat.
Setelah terdaftar dalam sistem kemitraan, proses reservasi tiket dapat diakses secara mandiri melalui aplikasi digital perusahaan dengan memilih opsi reduksi khusus.
Aturan akomodasi barang bawaan membatasi kepemilikan muatan maksimal sebanyak tiga koli per individu dengan prasyarat pengemasan yang rapi serta tidak mengganggu sirkulasi ruang penumpang lain.
Pihak operasional stasiun melarang keras pengangkutan jenis komoditas beraroma tajam seperti bawang mentah, hewan ternak hidup, serta zat kimia mudah terbakar demi menjaga aspek keselamatan perjalanan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


