Pasar keuangan Indonesia mencatatkan performa gemilang pada penutupan perdagangan Selasa sore. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak tajam sebesar 199,87 poin atau 2,52 persen ke level 8.122,60.
Penguatan ini diikuti oleh nilai tukar rupiah yang terapresiasi 44 poin ke posisi Rp16.754 per dolar AS. Pergerakan positif ini sejalan dengan tren mayoritas mata uang di kawasan Asia yang cenderung menguat terhadap dolar AS, di mana ringgit Malaysia memimpin penguatan sebesar 0,50 persen.
Meskipun sempat menyentuh level terendah di awal perdagangan, IHSG bergerak agresif ke zona hijau dengan volume perdagangan mencapai 61,10 miliar saham. Sebanyak 654 saham terpantau menguat, yang mendorong kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia meningkat drastis hingga mencapai Rp14.669,06 triliun.
Di sisi lain, para analis tetap mencermati dinamika kebijakan moneter global karena terbatasnya ruang penurunan suku bunga The Fed dapat memberikan tekanan kembali pada mata uang negara berkembang.
Namun, untuk saat ini, kuatnya fundamental pasar saham Indonesia dan penguatan mata uang regional memberikan sentimen positif bagi pelaku pasar.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


