Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti resmi mengumumkan program beasiswa D4/S1 dengan kuota sebanyak 150.000 penerima bagi guru di seluruh Indonesia.
Program ini diluncurkan sebagai langkah untuk memastikan kesiapan tenaga pendidik menjelang pemberlakuan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai kelas 3 SD pada tahun ajaran 2027/2028.
Setiap guru penerima akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp3 juta per semester yang bertujuan untuk menutup kesenjangan kualifikasi akademik yang masih dialami oleh sekitar 340 ribu guru saat ini.
Investasi besar senilai triliunan rupiah ini diposisikan sebagai prasyarat utama agar kebijakan kurikulum baru tidak hanya menjadi formalitas, melainkan diajar oleh guru yang berkompeten.
"Setiap guru penerima dapat Rp3 juta per semester. Program ini investasi untuk memastikan setiap kelas 3 SD pada 2027 diajar oleh guru berkualifikasi memadai," ujar Abdul Mu'ti, Senin (14/4).
Pemerintah menargetkan guru-guru aktif di jenjang PAUD, SD, dan SMP, terutama yang bertugas di daerah 3T serta sekolah swasta kecil agar segera memenuhi kualifikasi sesuai amanat undang-undang.
Program ini melengkapi inisiatif sebelumnya seperti PKGSD-MBI yang fokus pada peningkatan kompetensi mengajar bahasa Inggris bagi guru yang sudah memiliki ijazah S1.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


