PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) terus melakukan percepatan pengerjaan pada Seksi 2 ruas Rangkasbitung–Cileles dalam proyek Jalan Tol Serang–Panimbang. Hingga awal Februari 2026, progres fisik pada ruas tersebut telah mencapai 96,78%.
Targetnya, sepanjang belasan kilometer tersebut dapat digunakan secara fungsional untuk mendukung arus mudik Lebaran 2026 sehingga membantu mengurai kepadatan lalu lintas di jalur arteri Banten. Operasional secara komersial penuh untuk seksi ini direncanakan menyusul pada Oktober 2026.
Kehadiran jalan tol ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas antara wilayah perkotaan, kawasan industri, dan destinasi wisata pantai unggulan di Provinsi Banten.
Pembangunan ini diproyeksikan memberikan kontribusi nyata terhadap ekonomi daerah dengan potensi pertumbuhan sebesar 1% hingga 1,5% melalui kelancaran distribusi logistik dan pembukaan akses ekonomi inklusif. Secara paralel, pengerjaan pada Seksi 3 (Cileles–Panimbang) juga terus berjalan dengan target penyelesaian bertahap hingga tahun 2027.
"Saat ini progres Seksi 2 sudah sangat mendekati tuntas dan kami siapkan agar bisa fungsional saat mudik Lebaran tahun ini," ujar Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito.
Penerapan teknologi konstruksi modern dan penggunaan material berkualitas tinggi menjadi kunci WIKA dalam menekan kebutuhan pemeliharaan jangka panjang pada ruas tol ini. Selain memperkuat infrastruktur fisik, proyek ini juga menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan sesuai visi nasional untuk membuka akses kawasan ekonomi baru di wilayah Banten Selatan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


