daerah pulau jawa terkenal kerajinan jepara - News | Good News From Indonesia 2026

Jepara dan Warisan Ukiran yang Menghidupkan Kayu di Tanah Jawa

Jepara dan Warisan Ukiran yang Menghidupkan Kayu di Tanah Jawa
images info

Jepara dan Warisan Ukiran yang Menghidupkan Kayu di Tanah Jawa | Visit Indonesia


Penjelajahan daerah Pulau Jawa yang terkenal dengan kerajinan akan membawa Kawan GNFI pada pesona seni pesisir utara yang tak lekang oleh perjalanan waktu.

Pulau Jawa memang menjadi rumah bagi berbagai sentra karya kriya berkelas, tetapi jika muncul pertanyaan tentang daerah mana yang terkenal dengan hasil ukirannya, jawabannya sudah pasti mengarah pada kota Jepara.

Kota pesisir di Jawa Tengah ini menyimpan identitas luhur yang begitu kuat melalui tradisi seni ukir kayu yang diwariskan dari generasi ke generasi. Bahkan, sejak 28 April 2010, pemerintah mengeluarkan Sertifikat Indikasi Geografis Nomor ID G 000000003 untuk melindungi warisan sekaligus keaslian produk seni ukir kayu Jepara.

Tradisi memahat di lingkungan masyarakat lokal sendiri bukanlah sekadar aktivitas bermotif ekonomi belaka, melainkan manifestasi dari pengetahuan, ketelitian, serta kreativitas tinggi para perajin.

Sutarya, Ketua Masyarakat Indikasi Geografis Mebel Ukir Jepara, menyampaikan dalam laman Kementerian Hukum bahwa mebel Jepara sudah ada sejak zaman pemerintahan Ratu Shima pada abad ke-7, Ratu Kalinyamat pada abad ke-16, lalu berkembang pesat pada masa RA Kartini.

Lalu, apa saja ciri khas kerajinan Jepara dan apa yang membedakannya dengan seni ukir daerah lain?

Dikutip dari laman resmi Pusdatin Kemendikbudristek, penggunaan material dasar kayu jati berkualitas tinggi, beragam teknik, serta hasil tatahan yang sangat halus dan indah menjadi sejumlah ciri khas ukiran Jepara yang terkenal. Selain itu, seni ukir Jepara juga kerap mengadopsi motif flora dan fauna, serta corak geometris dan motif Islam.

Keterampilan mengolah kekayaan alam ini tumbuh beriringan dengan kehidupan warganya, terus beradaptasi dan merangkul perkembangan peradaban modern tanpa pernah melepaskan ruh aslinya.

Salah satu wujud keindahan yang paling ikonik dari seni ukir kayu Jepara adalah motif jumbai atau ujung relung. Nasikah dan Mohammad menerangkan bahwa motif jumbai terdiri dari daun terbuka dengan bentuk segitiga, serta di tengahnya terdapat buah-buah kecil dan bulat.

Lebih dalam lagi, kerajinan Jepara juga memancarkan pesonanya melalui cara perajin lokal mentransformasikan potongan kayu mati menjadi ragam produk fungsional yang seolah memiliki jiwa.

Mebel estetik serta rupa-rupa pajangan ruang menjadi bukti bahwa ukiran Jepara sangat mampu menyatu harmonis dengan tren hunian modern. Warisan nilai budaya inilah yang secara kukuh menjadikan karya perajin lokal lebih dari sekadar komoditas dagang, melainkan sebuah identitas jati diri masyarakat di tanah Jawa.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.