Enam hari lalu, Mitchell Baker pulang dari laga melawan Singapura tanpa mencetak gol. Kritik pun datang. Namun, penyerang 19 tahun itu memilih tidak menjadikan komentar sebagai beban.
Kamis (1/10), Baker memberikan jawaban dengan cara yang paling sulit dibantah dalam sepak bola: gol.
Menghadapi Bangladesh di laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Baker mencetak lima gol dalam kemenangan 9–2 Indonesia. Empat gol ia cetak sebelum turun minum, sementara gol kelimanya lahir pada menit ke-90+7.
Menariknya, Baker sudah memahami bahwa tugas seorang penyerang bukan sekadar mencetak gol.
“Saya tidak mencetak gol melawan Singapura, tapi saya menjalankan peran saya. Kamu tidak akan mencetak gol di setiap laga. Abaikan apa kata orang, percaya pada dirimu sendiri, dan nikmati momennya.”
Dan ketika Indonesia masih membutuhkan gol di masa tambahan waktu, Baker tetap berada di tempat yang tepat. Kevin Diks mencetak gol menit ke-90+6, lalu Baker menyempurnakan malamnya semenit kemudian.
Kini, Thailand menunggu di final. Baker datang bukan hanya membawa lima gol, tetapi juga kepercayaan diri yang baru.


