Banyak masyarakat Jawa, terutama anak sekolah, yang masih kebingungan saat diminta menulis contoh kalimat aksara murda. Padahal kebanyakan dari kita pernah beberapa kali melihatnya di buku, barangkali malah sudah menghafalnya untuk persiapan ujian.
Meski mulanya membingungkan, Kawan justru dapat memahami aturan penulisan aksara murda melalui contoh kalimat langsung. Dibandingkan terus-menerus mengulang materi, melihat langsung sampel tulisan bisa membantu Kawan menguraikan aturan yang membingungkan.
Artikel ini akan fokus menyajikan beberapa contoh kalimat aksara murda, penggunaannya, serta penjelasannya. Jadi, simak sampai habis ya, Kawan!
Kapan Aksara Murda Digunakan dalam Sebuah Kalimat?
Aksara murda digunakan dalam sebuah kalimat pada saat:
- Saat ingin menulis nama orang.
- Saat ingin menulis gelar kedudukan seseorang, mencakup kedudukan hingga gelar akademis.
- Saat ingin menulis nama instansi.
- Saat ingin menulis nama geografi/tempat.
Jadi, secara umum aksara murda digunakan saat ingin menulis nama-nama orang, gelar, lembaga, hingga untuk menyebut tempat. Namun, perlu dipahami bahwa aksara murda tidak digunakan pada setiap huruf kapital awal seperti pada aturan penulisan huruf Latin.
Buku Pedoman Penulisan Aksara Jawamemberi catatan khusus mengapa pemakaian aksara murda tidak seperti aturan pemakaian huruf kapital dalam penulisan Latin. Penyebabnya adalah karena aksara murda memiliki jumlah huruf yang terbatas dan tidak semua aksara yang terdaftar dalam carakan memiliki versi aksara murdanya.
Agar tidak kebingungan, mari simak contoh kalimat aksara murda di bawah ini!
Contoh Kalimat Aksara Murda beserta Penjelasannya
Berikut sejumlah contoh kalimat aksara murda yang dikutip dari buku Pedoman Penulisan Aksara Jawa:
| No. | Kalimat Latin | Penulisan Aksara Jawa | Penjelasan |
| 1. | Nurman Natanagara | ꦟꦸꦂꦩꦤ꧀ꦟꦠꦤꦒꦫ | Menggunakan aksara murda Na (ꦟ) pada awal kata "Nurman" dan pasangan murda Na (꧀ꦟ) pada awal kata "Natanagara" karena merupakan nama diri/orang. |
| 2. | Kali Krasak | ꦑꦭꦶꦑꦿꦱꦏ꧀ | Menggunakan aksara murda Ka (ꦑ) pada kata "Kali" dan "Krasak" karena merupakan nama geografi/tempat. Kata "Krasak" ditambahkan cakra. |
| 3. | Pangeran Puger | ꦦꦔꦺꦫꦤ꧀ꦦꦸꦒꦼꦂ | Menggunakan aksara murda Pa (ꦦ) pada awal kata "Pangeran" karena merupakan gelar kehormatan/bangsawan. |
| 4. | Nabi Nuh | ꦟꦧꦶꦤꦸꦃ | Menggunakan aksara murda Na (ꦟ) pada kata "Nabi" dan kata "Nuh" karena merupakan nama dan sebutan untuk tokoh suci/keagamaan. |
Temukan penjelasan yang lebih lengkap seputar aksara murda pada artikel Good News From Indonesia berikut.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


