Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Kedutaan Besar Uni Emirat Arab menjajaki komitmen investasi pada empat sektor ekonomi. Jalinan kerja sama bilateral terdiri dari penguatan industri mineral, pengembangan energi terbarukan, perkebunan kelapa sawit, serta sektor perikanan.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyampaikan bahwa penjajakan investasi modal asing menjadi momentum mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia Abdulla Salem AlDhaheri menjelaskan bahwa Sulawesi Tengah menyimpan potensi sumber daya alam melimpah. Kedua pihak menyepakati pembentukan satuan tugas khusus untuk mengawal percepatan realisasi investasi.
Transisi energi di kawasan industri daerah menjadi agenda pembahasan utama guna menciptakan iklim usaha berkelanjutan. Pertemuan lanjutan dijadwalkan berlangsung di Jakarta untuk memaparkan rincian teknis proyek investasi.
Pemerintah daerah berharap masuknya modal asing sanggup memperluas lapangan kerja bagi warga lokal.
"Kami melihat keseriusan dari Dubes UEA dalam menjajaki potensi investasi di Sulawesi Tengah," kata Anwar Hafid.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


