Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat memprioritaskan proyek rekonstruksi sejumlah ruas jalan di wilayah selatan guna mempercepat pemerataan konektivitas antardaerah.
Langkah penataan infrastruktur jalan ini disiapkan untuk membantu mobilitas warga di kawasan terluar yang selama ini terhambat oleh kerusakan akses transportasi.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mengonfirmasi bahwa pengerjaan fisik di lapangan dijadwalkan mulai berjalan pada Juni atau Juli tahun ini.
Wilayah Kecamatan Gununghalu dan Sindangkerta menjadi titik utama penanganan berkala karena memiliki tingkat kerusakan jalan yang tergolong masif.
“Memang masih banyak daerah-daerah di selatan yang khususnya yang terluar dari Bandung Barat ini memang kesulitan di pembangunan infrastruktur,” ungkap Bupati Jeje Ritchie Ismail.
Data Dinas PUPR Kabupaten Bandung Barat menguraikan rencana pengerjaan konstruksi akan dibagi ke dalam tiga koridor utama. Ruas Gununghalu-Datarpuspa mendapatkan suntikan dana awal senilai Rp4 miliar untuk membenahi kerusakan sedang sepanjang 900 meter serta kerusakan berat sejauh 1,12 kilometer.
Selanjutnya, penanganan Jalan Celak-Sodong disiapkan melalui pagu anggaran sebesar Rp2,5 miliar guna membangun jalan beton pada area rusak berat sepanjang 3,6 kilometer.
Sementara untuk koridor Malaka-Cijenuk di Kecamatan Sindangkerta yang seluruh jalannya sepanjang 1,5 kilometer rusak parah, pemerintah mengalokasikan dana stimulan Rp1 miliar untuk pembetonan tahap pertama.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


