Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam memperbaiki kualitas infrastruktur pendidikan melalui program revitalisasi dan rehabilitasi sekolah secara masif.
Hingga 11 Maret 2026, tercatat sebanyak 16.062 satuan pendidikan telah selesai menjalani proses perbaikan fisik.
Angka ini merupakan bagian dari target besar tahun 2025 yang awalnya direncanakan untuk 10.000 sekolah, namun kemudian ditambah oleh menjadi 16.167 sekolah untuk menjangkau lebih banyak wilayah.
Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari, menjelaskan bahwa program ini adalah upaya menyeluruh untuk memastikan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan memiliki fasilitas yang optimal bagi siswa.
Saat ini, masih terdapat sekitar 105 sekolah yang sedang dalam tahap penyelesaian pembangunan fisik guna menuntaskan target yang telah ditetapkan.
Program revitalisasi ini juga menjadi bagian dari peta jalan reformasi pendidikan yang lebih luas, di mana pemerintah menargetkan renovasi hingga 300 ribu sekolah dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


