Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY memastikan infrastruktur jalan nasional sepanjang 1.888,69 km telah siap melayani arus mudik Lebaran 2026.
Rata-rata kemantapan jalan di wilayah penghubung Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah mencapai 94,20%. Meskipun proyek konstruksi besar telah dihentikan sejak H-10, tim preservasi tetap disiagakan untuk menangani lubang jalan demi menjaga keselamatan pemudik.
Kepala Bidang Preservasi I BBPJN Jateng–DIY, Fajar Triawan, menyatakan bahwa kesiapan ini mencakup 296 ruas jalan. Untuk menjamin kenyamanan pengguna jalan, pemerintah menyiagakan 18 posko di Jawa Tengah dan 5 posko di wilayah DIY yang dipimpin langsung oleh manajer ruas masing-masing.
Selain kondisi jalan, pihak BBPJN juga memetakan 46 titik rawan kemacetan dan kecelakaan, serta 23 titik rawan bencana (banjir dan longsor).
Sebagai langkah mitigasi, unit reaksi cepat Disaster Relief Unit (DRU) telah ditempatkan di lokasi strategis seperti Pekalongan, Karangjati, Yogyakarta, dan Buntu.
"Terkait pekerjaan yang berjalan di tahun 2026 sampai dengan 2027, saat ini kami di H-10 pekerjaan konstruksi sudah kami hentikan," tambah Fajar menekankan bahwa fokus saat ini adalah pelayanan arus mudik.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


